Serikat Buruh: Pemerintah Jangan Tergesa-gesa Terapkan New Normal
Kamis, 28 Mei 2020 - 12:38 WIB
loading...
A
A
A
Akan tetapi, tidak demikian halnya dengan aturan untuk menjaga jarak. Roy menyebut social dan physical distancing bakal sulit diterapkan, terutama di perusahaan manufaktur padat karya.
"Dalam industri itu kan (manufaktur padat karya), dia (pekerja) gak bisa menjaga jarak 2 meter dengan karyawan lain. Sebab, proses produksi dalam satu ruangan itu agak sulit untuk diterapkan menerapkan physical dan social distancing seperti, pabrik sepatu, garmen, tekstil," tutur Roy.
(Baca: New Normal Dimulai Senin, Pemprov Jawa Barat Lakukan Sosialisasi)
Normalnya, lanjut Roy, aktivitas produksi dibagi dalam tiga shift. ”Kemudian seluruh karyawan masuk, ini potensi penyebaran COVID-19 sangat besar dan bisa terlokalisasi di industri-industri," ungkap dia.
"Dalam industri itu kan (manufaktur padat karya), dia (pekerja) gak bisa menjaga jarak 2 meter dengan karyawan lain. Sebab, proses produksi dalam satu ruangan itu agak sulit untuk diterapkan menerapkan physical dan social distancing seperti, pabrik sepatu, garmen, tekstil," tutur Roy.
(Baca: New Normal Dimulai Senin, Pemprov Jawa Barat Lakukan Sosialisasi)
Normalnya, lanjut Roy, aktivitas produksi dibagi dalam tiga shift. ”Kemudian seluruh karyawan masuk, ini potensi penyebaran COVID-19 sangat besar dan bisa terlokalisasi di industri-industri," ungkap dia.
(muh)
Lihat Juga :