Disdik Sulsel Pastikan PPDB 2021 Tanpa Pungutan
Senin, 07 Juni 2021 - 17:37 WIB
loading...
Panitia PPDB di salah satu sekolah di Kota Makassar. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
MAKASSAR - Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel memastikan proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk jenjang SMA/SMK di Sulsel tahun 2021 tanpa pungutan.
Kepala Disdik Sulsel , Muhammad Jufri mengaku, pendaftaran PPDB tanpa dipungut biaya alias gratis bagi bakal calon siswa. Dia mewanti-wanti jika ada oknum dari pihak sekolah tertentu yang melakukan pungutan.
Baca juga:Buka Pelatihan Pengembangan SAKIP, Abdul Hayat Harap Peserta Kembangkan Wawasan
Hal ini kata dia, sesuai dengan petunjuk Plt Gubernur Sulsel . Jufri mengaku tidak segan-segan akan menutup proses pendaftaran jika di kemudian hari ditemukan problem yang dimaksud.
“Kami hanya diingatkan dalam PPDB ini tidak boleh ada pungutan. Jadi segala sesuatu persyaratan yang memungkinkan ada pembayaran, akan kami tutup,” tegas Jufri yang ditemui di kantor Gubernur Sulsel, Senin (7/6/2021).
Diketahui, PPDB tingkat Sulsel tahun 2021 mulai berjalan. Tahap awal, proses pendaftaran baru dibuka untuk jalur boarding school yang dimulai sejak kemarin.
Tahapn pendaftaran jalur boarding school atau sekolah berasrama bakal berlangsung sampai 13 Juni mendatang. Adapun sekolah yang dibuka untuk jalur ini, di antaranya SMA 17 Makassar, SMA 5 Tinggimoncong, SMA 11 Pinrang, SMA 3 Parepare, SMA 13 Pangkep, dan SMA 5 Parepare.
“Hari ini (kemarin) untuk yang boarding school dulu. Kita punya enam sekolah boarding. Sebenarnya dia tidak masuk di jadwal yang di PPDB. Tapi kan kita harus cantumkan semua karena itu bagian dari proses,” urai dia.
Baca juga:Hafizah Asal Lutra Raih Juara I Lomba Tahfiz Al-Qur'an dan Hadis
Setelah jalur boarding school, pendaftaran PPDB untuk sekolah reguler SMA/SMK dimulai 14 Juni hingga 8 Juli 2021. Dengan empat tahapan masing-masing, yakni jalur zonasi mendapat jatah 75%, afirmasi 15%, perpindahan 5%, selebihnya jalur prestasi.
“Itu disepakati tahun ini untuk zonasi itu naik menjadi 75%. Maksudnya itu supaya kita lebih banyak meng-cover warga yang betul-betul ada di zonasi itu,” tegas Jufri.
Disdik Sulsel pun terus mengawal dan mematangkan proses PPDB secara berkala. Khususnya terkait permasalahan jaringan pada sistem pendaftaran secara online.
Sementara Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman berharap, pelaksanaan PPDB bisa berjalan dengan baik. Jalur pendaftaran yang dibuka bisa dimanfaatkan dengan baik bagi para bakal calon siswa SMA/SMK.
"Alhamdulillah, tahun ini kembali ada kuota untuk jalur prestasi, kalau perlu ditambahkan (kuotanya). Seperti untuk prestasi olahraga, penghafal Alquran bisa memilih sekolah yang diinginkan. Ini mendorong siswa kita untuk terus berprestasi," jelasnya.
Baca juga:Sekprov Sulsel Ikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2021
Diapun berharap, peran perguruan tinggi ikut mendorong pembukaan jalur prestasi bagi penghafal Alquran. Agar bisa selaras dengan rencana program saat masih berada di SMA/SMK.
Andi Sudirman menekankan kepada Disdik Sulsel agar pelaksanaan PPDB berjalan lancar dan tidak terjadi keluhan oleh para orang tua murid. "Kita ingin sistem PPDB ini berjalan baik, jangan sampai terjadi masalah, dipastikan tepat waktu dan tidak terjadi kegaduhan," tegas dia.
Kepala Disdik Sulsel , Muhammad Jufri mengaku, pendaftaran PPDB tanpa dipungut biaya alias gratis bagi bakal calon siswa. Dia mewanti-wanti jika ada oknum dari pihak sekolah tertentu yang melakukan pungutan.
Baca juga:Buka Pelatihan Pengembangan SAKIP, Abdul Hayat Harap Peserta Kembangkan Wawasan
Hal ini kata dia, sesuai dengan petunjuk Plt Gubernur Sulsel . Jufri mengaku tidak segan-segan akan menutup proses pendaftaran jika di kemudian hari ditemukan problem yang dimaksud.
“Kami hanya diingatkan dalam PPDB ini tidak boleh ada pungutan. Jadi segala sesuatu persyaratan yang memungkinkan ada pembayaran, akan kami tutup,” tegas Jufri yang ditemui di kantor Gubernur Sulsel, Senin (7/6/2021).
Diketahui, PPDB tingkat Sulsel tahun 2021 mulai berjalan. Tahap awal, proses pendaftaran baru dibuka untuk jalur boarding school yang dimulai sejak kemarin.
Tahapn pendaftaran jalur boarding school atau sekolah berasrama bakal berlangsung sampai 13 Juni mendatang. Adapun sekolah yang dibuka untuk jalur ini, di antaranya SMA 17 Makassar, SMA 5 Tinggimoncong, SMA 11 Pinrang, SMA 3 Parepare, SMA 13 Pangkep, dan SMA 5 Parepare.
“Hari ini (kemarin) untuk yang boarding school dulu. Kita punya enam sekolah boarding. Sebenarnya dia tidak masuk di jadwal yang di PPDB. Tapi kan kita harus cantumkan semua karena itu bagian dari proses,” urai dia.
Baca juga:Hafizah Asal Lutra Raih Juara I Lomba Tahfiz Al-Qur'an dan Hadis
Setelah jalur boarding school, pendaftaran PPDB untuk sekolah reguler SMA/SMK dimulai 14 Juni hingga 8 Juli 2021. Dengan empat tahapan masing-masing, yakni jalur zonasi mendapat jatah 75%, afirmasi 15%, perpindahan 5%, selebihnya jalur prestasi.
“Itu disepakati tahun ini untuk zonasi itu naik menjadi 75%. Maksudnya itu supaya kita lebih banyak meng-cover warga yang betul-betul ada di zonasi itu,” tegas Jufri.
Disdik Sulsel pun terus mengawal dan mematangkan proses PPDB secara berkala. Khususnya terkait permasalahan jaringan pada sistem pendaftaran secara online.
Sementara Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman berharap, pelaksanaan PPDB bisa berjalan dengan baik. Jalur pendaftaran yang dibuka bisa dimanfaatkan dengan baik bagi para bakal calon siswa SMA/SMK.
"Alhamdulillah, tahun ini kembali ada kuota untuk jalur prestasi, kalau perlu ditambahkan (kuotanya). Seperti untuk prestasi olahraga, penghafal Alquran bisa memilih sekolah yang diinginkan. Ini mendorong siswa kita untuk terus berprestasi," jelasnya.
Baca juga:Sekprov Sulsel Ikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2021
Diapun berharap, peran perguruan tinggi ikut mendorong pembukaan jalur prestasi bagi penghafal Alquran. Agar bisa selaras dengan rencana program saat masih berada di SMA/SMK.
Andi Sudirman menekankan kepada Disdik Sulsel agar pelaksanaan PPDB berjalan lancar dan tidak terjadi keluhan oleh para orang tua murid. "Kita ingin sistem PPDB ini berjalan baik, jangan sampai terjadi masalah, dipastikan tepat waktu dan tidak terjadi kegaduhan," tegas dia.
(luq)
Lihat Juga :