Gubernur Jabar Ajak Media Massa Edukasi Masyarakat soal New Normal
Kamis, 28 Mei 2020 - 10:58 WIB
loading...
A
A
A
Meski demikian, Kang Emil menekankan, penerapan new normal di Jabar akan tetap mengacu pada level kewaspadaan COVID-19. "Maka istilahnya itu bukan pelonggaran, bukan relaksasi, istilahnya itu adaptasi. Adaptasi terhadap situasi baru," jelasnya.
Dia mencontohkan, dalam penerapan new normal, tempat perbelanjaan atau pertokoan harus menerapkan jaga jarak, penggunaan masker, dan cuci tangan. Selain itu, jumlah kapasitas pengunjung pun harus dibatasi.
"Semua toko atau ekonomi harus bikin surat pernyataan bahwa dia siap mematuhi protokol baru di new normal dan siap diberi sanksi kalau melanggar. Intinya hanya terbagi dalam tiga, yaitu menjaga jarak, harus menjaga higienis yakni menggunakan masker, dan cuci tangan ketika keluar-masuk dari sebuah tempat," paparnya.
Selain di tempat perbelanjaan, konsep new normal juga akan diterapkan di semua sektor, seperti lembaga pendidikan, rumah ibadah, dan industri. "Normalitas baru itulah yang akan kita lakukan di daerah-daerah. Dan ini akan dikawal oleh TNI/Polri selama 14 hari. Pak Presiden sudah memberi tugas pada Panglima TNI dan Kapolri untuk memobilisasi TNI dan Polri di empat provinsi ini," katanya.
Diketahui, Provinsi Jabar menjadi salah satu provinsi yang bersiap memasuki new normal sesuai arahan pemerintah pusat. Selain Jabar, 3 provinsi lainnya yakni DKI Jakarta, Sumatera Barat, serta Gorontalo, dan 25 kabupaten/kota yang juga menerapkan new normal.
Dia mencontohkan, dalam penerapan new normal, tempat perbelanjaan atau pertokoan harus menerapkan jaga jarak, penggunaan masker, dan cuci tangan. Selain itu, jumlah kapasitas pengunjung pun harus dibatasi.
"Semua toko atau ekonomi harus bikin surat pernyataan bahwa dia siap mematuhi protokol baru di new normal dan siap diberi sanksi kalau melanggar. Intinya hanya terbagi dalam tiga, yaitu menjaga jarak, harus menjaga higienis yakni menggunakan masker, dan cuci tangan ketika keluar-masuk dari sebuah tempat," paparnya.
Selain di tempat perbelanjaan, konsep new normal juga akan diterapkan di semua sektor, seperti lembaga pendidikan, rumah ibadah, dan industri. "Normalitas baru itulah yang akan kita lakukan di daerah-daerah. Dan ini akan dikawal oleh TNI/Polri selama 14 hari. Pak Presiden sudah memberi tugas pada Panglima TNI dan Kapolri untuk memobilisasi TNI dan Polri di empat provinsi ini," katanya.
Diketahui, Provinsi Jabar menjadi salah satu provinsi yang bersiap memasuki new normal sesuai arahan pemerintah pusat. Selain Jabar, 3 provinsi lainnya yakni DKI Jakarta, Sumatera Barat, serta Gorontalo, dan 25 kabupaten/kota yang juga menerapkan new normal.
(wib)
Lihat Juga :