Perhotelan di Kabupaten Semarang 'Lempar Handuk', Pekerja Terancam PHK
Jum'at, 23 Juli 2021 - 10:30 WIB
loading...
A
A
A
Ironisnya, kata dia, para pekerja hotel dan restoran sama sekali tidak mendapatkan subsidi dari pemerintah. Padahal beban yang mereka pikul cukup berat.
"Yang kami pikirkan sekarang adalah karyawan yang terdampak dimana mereka tidak mendapatkan subsidi sama sekali dari pemerintah. Ini ironis, pemerintah mengeluarkan kebijakan tetapi tidak memberikan satu stimulus kepada karyawan yang terdampak," tegasnya. Baca: Kerap Dijadikan Tempat Transaksi Narkoba, Sebuah Rumah di Toboali Digrebek Polisi.
Atas dasar itu, kata dia, PHRI meminta Pemkab Semarang untuk membuka sektor pariwisata dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat. Ini akan menggeliatkan sektor usaha yang lain.
"Harapan kami, sektor pariwisata bisa segera dibuka. Kami pasti akan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat," ucapnya. Baca Juga: Waspada! Varian Delta Masuk Padang dengan Risiko Penularan Lebih Cepat
"Yang kami pikirkan sekarang adalah karyawan yang terdampak dimana mereka tidak mendapatkan subsidi sama sekali dari pemerintah. Ini ironis, pemerintah mengeluarkan kebijakan tetapi tidak memberikan satu stimulus kepada karyawan yang terdampak," tegasnya. Baca: Kerap Dijadikan Tempat Transaksi Narkoba, Sebuah Rumah di Toboali Digrebek Polisi.
Atas dasar itu, kata dia, PHRI meminta Pemkab Semarang untuk membuka sektor pariwisata dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat. Ini akan menggeliatkan sektor usaha yang lain.
"Harapan kami, sektor pariwisata bisa segera dibuka. Kami pasti akan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat," ucapnya. Baca Juga: Waspada! Varian Delta Masuk Padang dengan Risiko Penularan Lebih Cepat
(nag)
Lihat Juga :