WHO Desak Pemerintah Indonesia Perketat Penerapan PPKM

Kamis, 22 Juli 2021 - 21:35 WIB
loading...
WHO Desak Pemerintah...
WHO mendesak pemerintah Indonesia memperketat penerapan PPKM karena masih tingginya angka kasus harian. Foto: Sindonews/dok
A A A
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak Pemerintah Indonesia untuk menerapkan penguncian yang lebih ketat dan lebih luas untuk memerangi lonjakan Covid-19.

Desakan itu datang hanya beberapa hari setelah Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) mengatakan berencana untuk melonggarkan pembatasan pada pekan depan.

Baca Juga: Menag Ajak Masyarakat Dukung Kebijakan PPKM Level 4 dan 3

Pada awal pekan ini, Jokowi mengumumkan bahwa jika kasus mulai mengalami penurunan, maka mulai tanggal 26 Juli mendatang sejumlah pembatasan pelan-pelan akan dilonggarkan.

Dalam laporan situasi terbarunya, WHO mengatakan penerapan ketat protokol kesehatan dan pembatasan sosial sangat penting.

Badan yang berbasi di Jenewa, Swiss itu kemudian menyerukan "tindakan mendesak" tambahan untuk mengatasi peningkatan tajam dalam infeksi di 13 dari 34 provinsi di Indonesia.

“Indonesia saat ini menghadapi tingkat penularan yang sangat tinggi, dan ini menunjukkan pentingnya penerapan kesehatan masyarakat dan langkah-langkah sosial yang ketat, terutama pembatasan pergerakan, di seluruh negeri,” kata WHO, seperti dilansir Reuters pada Kamis (22/7/2021).

WHO mengatakan, tingkat positif harian di Indonesia, proporsi orang yang dites yang terinfeksi, rata-rata 30 persen selama seminggu terakhir bahkan ketika jumlah kasus telah turun.

Baca Juga: Ganti Nama PPKM Level 1-4, Begini Sistem Kerja PNS Terbaru

"Tingkat di atas 20 persen berarti penularan sangat tinggi. Semua kecuali satu provinsi di Indonesia memiliki tingkat positif di atas 20 persen, yakni Aceh, sebesar 19 persen," imbuhnya.

Indonesia sendiri telah menjadi salah satu episentrum pandemi global dalam beberapa pekan terakhir, dengan kasus positif Covid-19 melonjak lima kali lipat dalam lima minggu terakhir. Minggu ini, kematian harian mencapai rekor tertinggi lebih dari 1.400, salah satu tertinggi di dunia.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WHO Cabut Status Kegawatdaruratan...
WHO Cabut Status Kegawatdaruratan Covid-19, Dinkes Bandung Tunggu Arahan Pusat
Konsisten Dukung Program...
Konsisten Dukung Program Pemerintah, SiCepat Raih Penghargaan BAZNAS dan PPKM Award
Belanja Online Jadi...
Belanja Online Jadi Gaya Hidup, E-Commerce Diyakini AkanTetap Tumbuh
PPKM Berakhir, Pusat...
PPKM Berakhir, Pusat Kuliner Baru Lahir di Perbatasan Banten
Pemberlakuan PPKM Dicabut,...
Pemberlakuan PPKM Dicabut, Masker Bakal Tak Wajib di Solo
Komitmen Penghapusan...
Komitmen Penghapusan Rokok, Bupati Klungkung Raih Penghargaan WHO
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved