Buka Jambore Kader PKK, Bupati Jayapura Ingatkan Peserta Tetap Jalankan Prokes Ketat
Kamis, 22 Juli 2021 - 15:06 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut ia mengatakan, "terus terang saja, saya sendiri juga membayangkan bagaimana jambore ini dilakukan dalam situasi pandemi Covid-19 yang terus meningkat. Namun semangat ibu-ibu (PKK) luar biasa dengan berusaha untuk memperketat protokol kesehatan yang telah kita saksikan dan itu adalah salah satu cara agar agenda ini dapat berlangsung untuk beberapa hari kedepan".
Apalagi pelaksanaan jambore kali ini masih berada di masa pandemi Covid-19. Ia tak lupa mengingatkan kepada semua peserta Jambore PKK, untuk tetap mejalankan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan disiplin.
"Kegiatan ini merupakan momentum menjalin keakraban sesama kader PKK dan juga merupakan salah satu wadah untuk dapat mensosialisasikan tentang Covid-19. Oleh karena itu, saya mengarahkan secara khusus untuk kita semua. Bahwa dalam pelaksanaan jambore ini, kalau bisa protokol kesehatan harus menjadi materi dalam acara jambore ini," ujarnya.
Dia juga mengatakan agar PKK bisa memberikan kontribusi dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga. Pemerintah Daerah tak akan bisa bergerak sendiri, tetapi membutuhkan peran PKK sebagai salah satu stakeholder dalam menjalankan roda pemerintahan. Apalagi persoalan yang menyangkut pengendalian penyebaran Covid-19 dan vaksinasi.
"Ini menjadi gerakan kita bersama, dan secara nasional kita sudah tidak bisa lagi berpikir kegiatan-kegiatan lain untuk pembangunan di daerah di manapun. Perintah dari pemerintah pusat itu, semua harus fokus memerangi virus Corona. Karena itu, saya ucapkan terimakasih kepada ibu-ibu PKK yang sudah bisa memprakarsai semua peserta di antigen maupun pemeriksaan-pemeriksaan kesehatan tadi sebelum masuk ke lokasi acara jambore. Kemudian, vaksin juga sudah menjadi kewajiban atau wajib di acara ini," katanya lebih lanjut.
Apalagi pelaksanaan jambore kali ini masih berada di masa pandemi Covid-19. Ia tak lupa mengingatkan kepada semua peserta Jambore PKK, untuk tetap mejalankan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan disiplin.
"Kegiatan ini merupakan momentum menjalin keakraban sesama kader PKK dan juga merupakan salah satu wadah untuk dapat mensosialisasikan tentang Covid-19. Oleh karena itu, saya mengarahkan secara khusus untuk kita semua. Bahwa dalam pelaksanaan jambore ini, kalau bisa protokol kesehatan harus menjadi materi dalam acara jambore ini," ujarnya.
Dia juga mengatakan agar PKK bisa memberikan kontribusi dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga. Pemerintah Daerah tak akan bisa bergerak sendiri, tetapi membutuhkan peran PKK sebagai salah satu stakeholder dalam menjalankan roda pemerintahan. Apalagi persoalan yang menyangkut pengendalian penyebaran Covid-19 dan vaksinasi.
"Ini menjadi gerakan kita bersama, dan secara nasional kita sudah tidak bisa lagi berpikir kegiatan-kegiatan lain untuk pembangunan di daerah di manapun. Perintah dari pemerintah pusat itu, semua harus fokus memerangi virus Corona. Karena itu, saya ucapkan terimakasih kepada ibu-ibu PKK yang sudah bisa memprakarsai semua peserta di antigen maupun pemeriksaan-pemeriksaan kesehatan tadi sebelum masuk ke lokasi acara jambore. Kemudian, vaksin juga sudah menjadi kewajiban atau wajib di acara ini," katanya lebih lanjut.
Lihat Juga :