Legislator Ingatkan Aparat Tetap Santun Lakukan Penertiban PPKM
Rabu, 21 Juli 2021 - 07:58 WIB
loading...
Anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemeritahan DPRD Kota Makassar meminta masyarakat dan aparat penegak hukum tetap santun selama PPKM. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MAKASSAR - Anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemeritahan DPRD Kota Makassar meminta masyarakat dan aparat penegak hukum tetap santun selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kota Makassar.
Hal ini mengantisipasi meningkatnya tensi di sosial media hingga di tengah masyarakat, menyusul kasus pemukulan oleh oknum Satpol PP di Kabupaten Gowa .
Dampak dari kasus tersebut juga ikut berimbas di Kota Makassar, dibuktikan banyaknya slogan, meme hingga ujaran bersifat sarkastik dari masyarakat terhadap Satpol PP.
Anggota Komisi A DPRD Makassar, Ari Ashari Ilham mengatakan kondisi ini berpotensi membuat kepercayaan masyarakat menurun sehingga dia mengingatkan kembali agar aparat di Kota Makassar harus lebih empati dalam menghadapi masyarakat.
Baca Juga: Habis PPKM Darurat, Terbit Istilah PPKM Level 4 Covid-19
"Jadi memang kita mengingatkan kembali penyampaian kepada seluruh aparat harus melakukan pendekatan emosional jangan ada aturan yang ingin disampaikan tapi ada kesan pemaksaan karena memang budaya kita di Makassar ini, kita jangan perlakukan seseorang dengan kekerasan karena yang muncul kekerasan balik," katanya.
Hal ini mengantisipasi meningkatnya tensi di sosial media hingga di tengah masyarakat, menyusul kasus pemukulan oleh oknum Satpol PP di Kabupaten Gowa .
Dampak dari kasus tersebut juga ikut berimbas di Kota Makassar, dibuktikan banyaknya slogan, meme hingga ujaran bersifat sarkastik dari masyarakat terhadap Satpol PP.
Anggota Komisi A DPRD Makassar, Ari Ashari Ilham mengatakan kondisi ini berpotensi membuat kepercayaan masyarakat menurun sehingga dia mengingatkan kembali agar aparat di Kota Makassar harus lebih empati dalam menghadapi masyarakat.
Baca Juga: Habis PPKM Darurat, Terbit Istilah PPKM Level 4 Covid-19
"Jadi memang kita mengingatkan kembali penyampaian kepada seluruh aparat harus melakukan pendekatan emosional jangan ada aturan yang ingin disampaikan tapi ada kesan pemaksaan karena memang budaya kita di Makassar ini, kita jangan perlakukan seseorang dengan kekerasan karena yang muncul kekerasan balik," katanya.
Lihat Juga :