Jika PPKM Darurat Diperpanjang, Ganjar Minta Aturannya Dilonggarkan

Rabu, 21 Juli 2021 - 00:10 WIB
loading...
Jika PPKM Darurat Diperpanjang,...
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat memantau aktivitas masyarakat di Kota Semarang. Foto/ist
A A A
SEMARANG - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta pemerintah pusat untuk melonggarkan aturan PPKM darurat, apabila kebijakan tersebut diperpanjang. Sebab kalau PPKM darurat diperpanjang, tetapi polanya seperti ini, masyarakat merasa berat.

"Kalau situasinya seperti ini, kita harus mendengarkan suara masyarakat. Jika PPKM-nya diperpanjang tapi polanya seperti ini, masyarakat berat. Maka harus ada cara-cara yang lebih soft, meskipun itu bentuknya darurat dan diperketat," kata Ganjar dilangsir dari akun Instagram-nya, Selasa (20/7/2021). Baca juga: Oded Sebut PPKM Darurat Diperpanjang, Khusus Zona Risiko Tinggi

Menurut Ganjar, pola PPKM bisa diatur. Seperti pedagang yang mangkal trotoar misalnya. Bisa diatur dengan menjaga jarak pembeli yang makan di tempat. "Kalau pedagang jualannya di trotoar, ya sudah jaraknya tempat makan dibatasi dua meter. Itu kompromi yang bagus menurut saya," ujarnya.

Ganjar mengaku tidak tega melihat kondisi pedagang kecil aturan PPKM darurat sangat ketat. Ganjar mengaku, dirinya setiap hari keliling dan tidak tega melihat para pedagang. Baca juga: PPKM Darurat Dinilai Berdampak Besar, Ampera Pemalang Tolak Perpanjangan

"Bagaimana orang jualan pecel, terus yang duduk disitu hanya sekian orang. Ya mungkin dia (pembeli) kerja harus pagi, abang becak disitu, teman-teman ojol (ojek online) disitu, mohon maaf mereka tidak bisa kalau tidak makan disitu. La mau makan dimana, mereka kerja keliling. Saya pikir benar juga," ujarnya.

Maka dari itu, kata Ganjar, suara masyarakat harus didengarkan jika PPKM darurat diperpanjang. "Masyarakat terlalu berat jika PPKM darurat diperpanjang, tapi polanya seperti ini. Meskipun darurat dan diperketat, bentuknya harus soft," ucapnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar...
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar Produksi Pita Cukai Ilegal di Jateng, Selamatkan Kerugian Negara Rp570 Miliar
Banjir dan Longsor Kepung...
Banjir dan Longsor Kepung Jateng: 3 Meninggal dan Ribuan Warga Terdampak
Kronologi Ricuh Massa...
Kronologi Ricuh Massa di Mapolda Jateng Pecah Dini Hari Tadi, Pos Polisi Dibakar
Kaesang Solidkan Suara...
Kaesang Solidkan Suara di Jateng usai Banten dan Jabar Dikuasai Calon Lain
Jelang Pemilihan Raya,...
Jelang Pemilihan Raya, Kaesang Bakal Keliling Jateng
Gubernur Jakarta Lahir...
Gubernur Jakarta Lahir pada Bulan Juni: Jokowi, Ahok, dan Pramono
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
PDIP Balas PSI yang...
PDIP Balas PSI yang Ingin Jadikan Jateng 'Kandang Gajah': Jangan Terlalu Sombong!
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Rekomendasi
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved