Bupati Gowa Usul Bansos bagi Keluarga Bukan Penerima PKH dan BST
Selasa, 20 Juli 2021 - 14:04 WIB
loading...
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat menghadiri Launching Sulsel Kebut Vaksinasi secara virtual di Kantor Camat Somba Opu, Senin (19/7/2021). Foto: Istimewa
A
A
A
SUNGGUMINASA - Bupati Gowa , Adnan Purichta Ichsan meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan DPRD Sulsel untuk menganggarkan pemberian bantuan sosial bagi masyarakat terdampak pandemi di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Hanya saja bantuan tersebut diutamakan bagi masyarakat yang tidak terdaftar sebagai penerima Bantuan Sosial Tunai ( BST ) dan Program Keluarga Harapan ( PKH ).
Hal tersebut diungkapkan Bupati Adnan didampingi Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni bersama Forkopimda saat menghadiri Launching "Sulsel Kebut Vaksinasi" secara virtual di Kantor Camat Somba Opu, Senin (19/7/2021).
Baca Juga: Bupati Gowa Apresiasi Vaksinasi Covid-19 Kolaborasi Mahasiswa dan Polda
"Dalam rangka penyusunan APBD perubahan nanti, mungkin Pemprov dan DPRD Sulsel bisa menganggarkan untuk bantuan sosial bagi masyarakat kita, karena jika menghitung kemampuan kabupaten tidak mungkin bisa membantu seluruh masyarakat kita yang terdampak pandemi Covid-19 ini," ungkapnya.
Adnan berharap, program Bansos di provinsi nantinya bisa disalurkan ke kabupaten/kota khususnya yang tidak termasuk dalam daftar penerima PKH maupun BST. Pasalnya, saat ini banyak masyarakat yang terdampak namun tidak terakomodir ke dalam penerima PKH dan BST.
Baca Juga: Polisi Tahan Oknum Satpol PP Gowa yang Pukul Pemilik Kafe
Hanya saja bantuan tersebut diutamakan bagi masyarakat yang tidak terdaftar sebagai penerima Bantuan Sosial Tunai ( BST ) dan Program Keluarga Harapan ( PKH ).
Hal tersebut diungkapkan Bupati Adnan didampingi Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni bersama Forkopimda saat menghadiri Launching "Sulsel Kebut Vaksinasi" secara virtual di Kantor Camat Somba Opu, Senin (19/7/2021).
Baca Juga: Bupati Gowa Apresiasi Vaksinasi Covid-19 Kolaborasi Mahasiswa dan Polda
"Dalam rangka penyusunan APBD perubahan nanti, mungkin Pemprov dan DPRD Sulsel bisa menganggarkan untuk bantuan sosial bagi masyarakat kita, karena jika menghitung kemampuan kabupaten tidak mungkin bisa membantu seluruh masyarakat kita yang terdampak pandemi Covid-19 ini," ungkapnya.
Adnan berharap, program Bansos di provinsi nantinya bisa disalurkan ke kabupaten/kota khususnya yang tidak termasuk dalam daftar penerima PKH maupun BST. Pasalnya, saat ini banyak masyarakat yang terdampak namun tidak terakomodir ke dalam penerima PKH dan BST.
Baca Juga: Polisi Tahan Oknum Satpol PP Gowa yang Pukul Pemilik Kafe
Lihat Juga :