Diperiksa Polisi karena Tak Percaya COVID-19 Kades Jenar di Sragen Akhirnya Minta Maaf
Minggu, 18 Juli 2021 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
“Keputusan ini diambil mengingat kondisi kesehatan Kades Jenar yang kurang baik. Selain itu pihaknya masih membutuhkan bantuan Samto selaku kepala desa untuk bisa menyukseskan program-program pemerintah terutama dalam pengendalian penyebaran COVID-19 di Desa Jenar,” kata Kapolres, Minggu (18/7/2021).
Kapolres menyebut, tindakan Samto yang nekat memasang baliho bertuliskan 'enak zaman pki' dan hujatan kepada pemerintah serta mengamuk saat pembubaran hajatan dilatarbelakangi kekurangpahaman.
“Saya menilai Samto kurang mendapatkan informasi yang benar terkait upaya pemerintah dalam menangani penyebaran COVID-19,” timpalnya.
Pihaknya mengundang Samto untuk klarifikasi di Polres Sragen sejak Sabtu sore, Samto sempat diperiksa secara maraton oleh petugas.
Penanganan COVID-19 di Desa Jenar sendiri diakuinya masih jauh dari harapan terutama terkait rendahnya jumlah warga yang telah divaksin.
Kapolres menyebut, tindakan Samto yang nekat memasang baliho bertuliskan 'enak zaman pki' dan hujatan kepada pemerintah serta mengamuk saat pembubaran hajatan dilatarbelakangi kekurangpahaman.
“Saya menilai Samto kurang mendapatkan informasi yang benar terkait upaya pemerintah dalam menangani penyebaran COVID-19,” timpalnya.
Pihaknya mengundang Samto untuk klarifikasi di Polres Sragen sejak Sabtu sore, Samto sempat diperiksa secara maraton oleh petugas.
Penanganan COVID-19 di Desa Jenar sendiri diakuinya masih jauh dari harapan terutama terkait rendahnya jumlah warga yang telah divaksin.
Lihat Juga :