Lansia di Gresik Tewas Seketika Usai Tertabrak Kereta, Diduga Tak Dengar
Minggu, 18 Juli 2021 - 19:16 WIB
loading...
Perugas dibantu warga melakukan evakuasi korban, Minggu (18/7/2021). Foto: SINDOnews/Ashadi Iksan
A
A
A
GRESIK - Kecelakaan kembali terjadi di perlintasan kereta tanpa palang pintu . Kali ini terjadi di Desa Padeg, Kecamatan Cerme, Gresik . Korbannya merupakan seorang lansia yang hendak berangkat kerja menuju tambak atau persawahan. Dia pun tewas seketika , setelah kereta menabrak tubuhnya.
Kejadian itu bermula, saat H Ngahad (75) warga setempat, berangkat kerja pagi-pagi dengan melintasi rel kereta. Sewaktu melintas di rel kereta api tanpa palang pintu. Korban yang berusia lanjut diduga tidak mendengar ada kereta cepat mau melintas.
Baca juga: Blitar Gempar, Mayat Wanita Muda Ber Bra Hitam dan Bertato Tersangkut Kayu
Dalam hitungan detik, tubuh korban disambar kereta api yang berjalan dari arah timur ke arah barat. Tubuh korban sempat terseret lalu tercembur ke dalam tambak. Seketika korban langsung tewas.
Melihat hal itu, masinis kereta api Maharani langsung menghubungi Ahmad Faizin selaku security Stasiun Cerme, Gresik. Setelah dicek ada warga yang tercembur tambak dengan kondisi mengenaskan. Kemudian security tersebut menghubungi pihak Kepala Desa (Kades) Padeg.
Baca juga: Meski Zona Orange, Wali Kota Mojokerto Larang Salat Id di Masjid dan Lapangan
Kapolsek Cerme AKP Nur Amin membenarkan peristiwa kecelakaan orang yang tertabrak kereta di wilayahnya. Kejadian itu sekitar pukul 05.00 WIB saat kereta Maharani melintas di TKP.
Kejadian itu bermula, saat H Ngahad (75) warga setempat, berangkat kerja pagi-pagi dengan melintasi rel kereta. Sewaktu melintas di rel kereta api tanpa palang pintu. Korban yang berusia lanjut diduga tidak mendengar ada kereta cepat mau melintas.
Baca juga: Blitar Gempar, Mayat Wanita Muda Ber Bra Hitam dan Bertato Tersangkut Kayu
Dalam hitungan detik, tubuh korban disambar kereta api yang berjalan dari arah timur ke arah barat. Tubuh korban sempat terseret lalu tercembur ke dalam tambak. Seketika korban langsung tewas.
Melihat hal itu, masinis kereta api Maharani langsung menghubungi Ahmad Faizin selaku security Stasiun Cerme, Gresik. Setelah dicek ada warga yang tercembur tambak dengan kondisi mengenaskan. Kemudian security tersebut menghubungi pihak Kepala Desa (Kades) Padeg.
Baca juga: Meski Zona Orange, Wali Kota Mojokerto Larang Salat Id di Masjid dan Lapangan
Kapolsek Cerme AKP Nur Amin membenarkan peristiwa kecelakaan orang yang tertabrak kereta di wilayahnya. Kejadian itu sekitar pukul 05.00 WIB saat kereta Maharani melintas di TKP.
Lihat Juga :