Melalui PT Pos Indonesia, Pemkot Bogor Salurkan BST Rp600 Ribu Door to Door
Minggu, 18 Juli 2021 - 14:56 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi Insya Allah pemerintah tidak pernah melupakan masyarakat yang kesulitan dalam kondisi terdampak. Kita carikan jalan keluar meskipun meski jumlah relatif tapi Insya Allah niat baik pemerintah membatu warga dikala kondisi yang berat," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pos Bogor Pupung H mengatakan pihaknya menargetkan penyaluran BTS Kemensos untuk Kota Bogor ini akan rampung pada 15 Agustus 2021. Puluhan petugas Pos diterjunkan untuk menyalurkan langsung ke rumah warga.
"Tim kami bagi kurang lebih 30 petugas masing-masing dua. Kami rencanakan selesai pembayaran 15 Agustus untuk seluruh Kota Bogor.Ada 28 kelurahan dan 6 kecamatan itu kami upayakan tanggal 15 Agustus sudah selesai dan tanggal 19 Agustus harus laporan ke Kemensos," ucap Pupung. Baca juga: DPRD Dorong Pemprov DKI Percepat Penyaluran Bantuan Sosial Tunai PPKM Darurat
Terkait proses verifikasi dan validasi penerima bantuan ini sama dengan yang sebelumnya. Hanya saja, ada sedikit pengurangan jumlah penerima bantuan tetapi biasanya data terbaru akan menyusul.
"Hampir sama dengan tahap sebelumnya tetapi lokasinya yang beda. Kalau dulu lokasinya di komunitas di kelurahan, di sekolah atau di lapangan, kalau sekarang kami yang ke rumah ke rumah. (Data)sebelumnya kalau nggak salah 80 ribuan, sekarang jadi 77.526 kalau nggak salah. Pengurangan bisa susulan biasanya, kan tetap update data dari Kemensos.Kalau ada penambahan biasanya ada susulan.Nah susulan itu biasanya jadwal bayarnya beda lagi di luar jadwal yang sekarang," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pos Bogor Pupung H mengatakan pihaknya menargetkan penyaluran BTS Kemensos untuk Kota Bogor ini akan rampung pada 15 Agustus 2021. Puluhan petugas Pos diterjunkan untuk menyalurkan langsung ke rumah warga.
"Tim kami bagi kurang lebih 30 petugas masing-masing dua. Kami rencanakan selesai pembayaran 15 Agustus untuk seluruh Kota Bogor.Ada 28 kelurahan dan 6 kecamatan itu kami upayakan tanggal 15 Agustus sudah selesai dan tanggal 19 Agustus harus laporan ke Kemensos," ucap Pupung. Baca juga: DPRD Dorong Pemprov DKI Percepat Penyaluran Bantuan Sosial Tunai PPKM Darurat
Terkait proses verifikasi dan validasi penerima bantuan ini sama dengan yang sebelumnya. Hanya saja, ada sedikit pengurangan jumlah penerima bantuan tetapi biasanya data terbaru akan menyusul.
"Hampir sama dengan tahap sebelumnya tetapi lokasinya yang beda. Kalau dulu lokasinya di komunitas di kelurahan, di sekolah atau di lapangan, kalau sekarang kami yang ke rumah ke rumah. (Data)sebelumnya kalau nggak salah 80 ribuan, sekarang jadi 77.526 kalau nggak salah. Pengurangan bisa susulan biasanya, kan tetap update data dari Kemensos.Kalau ada penambahan biasanya ada susulan.Nah susulan itu biasanya jadwal bayarnya beda lagi di luar jadwal yang sekarang," tuturnya.
(mhd)
Lihat Juga :