Kasus Covid-19 Meningkat, Tempat Tidur di Ruang Isolasi RS La Palaloi Ditambah
Jum'at, 16 Juli 2021 - 20:10 WIB
loading...
Karyawan menata tempat tidur di dalam ruang perawatan rumah sakit khusus Covid-19. Foto: SINDOnews/Ali Masduki
A
A
A
MAROS - Kasus Covid-19 kembali meningkat di Kabupaten Maros. Dari data yang dirilis Tim Satgas Covid-19 Maros, terdapat tambahan 67 kasus baru. Sehingga total jumlah kasus aktif Covid-19 di Maros kini berjumlah 206.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan, tingginya jumlah pasien Covid-19 yang memerlukan perawatan intensif membuat ruang isolasi di RS La Palaloi hampir penuh. Oleh karena itu pemkab berisiantif menambah sekitar 10 tempat tidur.
Baca juga:Pemkab Maros Izinkan Pelaksanaan Salat Idul Adha di Masjid
"Saat ini ruang isolasi di rumah sakit hanya memiliki sekitar 20 bed set. Sementara dalam beberapa pekan ini kasus Covid di Maros mengalami peningkatan. Makanya kami akan menambah jumlah tempat tidur," ujarChaidir kepada awak media, Jumat (16/7).
Dengan tambahan 10 tempat tidur, maka total jumlah tempat tidur di ruang isolasi Covid-19 RS La Palaloi akan berjumlah 30 unit. "Melihat peningkatan kasus memang harus ditambah. Ini untuk mengantisipasi saja, jangan sampai ada pasien Covid yang tidak bisa terlayani," ujarnya.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan, tingginya jumlah pasien Covid-19 yang memerlukan perawatan intensif membuat ruang isolasi di RS La Palaloi hampir penuh. Oleh karena itu pemkab berisiantif menambah sekitar 10 tempat tidur.
Baca juga:Pemkab Maros Izinkan Pelaksanaan Salat Idul Adha di Masjid
"Saat ini ruang isolasi di rumah sakit hanya memiliki sekitar 20 bed set. Sementara dalam beberapa pekan ini kasus Covid di Maros mengalami peningkatan. Makanya kami akan menambah jumlah tempat tidur," ujarChaidir kepada awak media, Jumat (16/7).
Dengan tambahan 10 tempat tidur, maka total jumlah tempat tidur di ruang isolasi Covid-19 RS La Palaloi akan berjumlah 30 unit. "Melihat peningkatan kasus memang harus ditambah. Ini untuk mengantisipasi saja, jangan sampai ada pasien Covid yang tidak bisa terlayani," ujarnya.
Lihat Juga :