Paparan COVID-19 Tinggi, Satu Kampung di Jombang Dikarantina
Rabu, 27 Mei 2020 - 18:32 WIB
loading...
A
A
A
"Kebutuhan makanan pokok akan kita suplai melalui RT. Kemudian setiap harinya Pemkab akan memberikan insentif sebesar Rp50 ribu untuk masing-masing kepala keluarga. Uang tersebut bisa digunakan untuk membeli lauk pauk dan kebutuhan lain," jelas Budi.
Sementara bagi warga yang bekerja di perusahaan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Kabupaten Jombang, bakal meminta kepada pihak perusahaan agar tetap memberikan gaji, meskipun separo. Kendati para pekerja dari Desa Plosokerep tidak bisa bekerja lantaran harus menjalani karantina selama 14 hari.
"Itu sudah kita upayakan. Hari ini Dinaskertrans akan berkirim surat ke perusahaan-perusahaan terkait dengan hal itu. Meskipun sebelumnya itu sudah dilakukan," terang Budi yang juga menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jombang ini.
Hingga saat ini jumlah pasien positif COVID-19 di Kabupaten Jombang mencapai 41 orang. Kenaikan ini cukup signifikan. Dari 41 pasien, baru empat orang dinyatakan sembuh dan satu orang meninggal dunia. Sementara untuk pasien yang dirawat sebanyak 28 orang dan enam orang menjalani karantina mandiri.
"Yang banyak kenaikan itu dari PDP (Pasien Dalam Pengawasan) naik status terkonfirmasi positif setelah dilakukan swab test. Kemudian OTG (Orang Tanpa Gejala) dan semakin banyaknya rapid test yang dilakukan di lokasi-lokasi yang disinyalir menjadi daerah paparan Covid-19," tandas Budi.
Sementara bagi warga yang bekerja di perusahaan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Kabupaten Jombang, bakal meminta kepada pihak perusahaan agar tetap memberikan gaji, meskipun separo. Kendati para pekerja dari Desa Plosokerep tidak bisa bekerja lantaran harus menjalani karantina selama 14 hari.
"Itu sudah kita upayakan. Hari ini Dinaskertrans akan berkirim surat ke perusahaan-perusahaan terkait dengan hal itu. Meskipun sebelumnya itu sudah dilakukan," terang Budi yang juga menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jombang ini.
Hingga saat ini jumlah pasien positif COVID-19 di Kabupaten Jombang mencapai 41 orang. Kenaikan ini cukup signifikan. Dari 41 pasien, baru empat orang dinyatakan sembuh dan satu orang meninggal dunia. Sementara untuk pasien yang dirawat sebanyak 28 orang dan enam orang menjalani karantina mandiri.
"Yang banyak kenaikan itu dari PDP (Pasien Dalam Pengawasan) naik status terkonfirmasi positif setelah dilakukan swab test. Kemudian OTG (Orang Tanpa Gejala) dan semakin banyaknya rapid test yang dilakukan di lokasi-lokasi yang disinyalir menjadi daerah paparan Covid-19," tandas Budi.
(eyt)
Lihat Juga :