Gubernur Sulut Sebut Ratusan Orang Masuk Manado Pakai Surat COVID-19 Palsu
Rabu, 14 Juli 2021 - 19:59 WIB
loading...
A
A
A
“Sudah ada 103 terdeteksi di bandara. Diisolasi di Bapelkes dan di Pusat Krisis Kesehatan," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit ( P2P) Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulut dr. Steaven Dandel, Sabtu (10/7/2021)
Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Sulut itu mengatakan, dari 103 pelaku perjalanan ini, beberapa sudah ada hasil PCR positif COVID-19 sementara yang lain belum ada hasil.
Sementara terkait dugaan adanya pemalsuan dokumen persyaratan perjalanan palsu, dia mengatakan jika punya cukup bukti sesuai hukum tetap dapat diproses, namun sampai saat ini belum ada warga yang diproses hukum terkait dokumen perjalanan palsu. “Karena belum cukup bukti, tentu harus kumpul data barulah bisa dikalrifikasi," kata Dandel.
Baca juga: Lagi, Warga di Kota Bitung Tolak Pemakaman Jenazah Positif COVID-19
Meski demikian, dia mengaku sudah ada laporan yang masuk karena tiap hari di bandara screeningnya dilakukan bersama aparat, namun untuk proses hukum sulit karena mereka statusnya isolasi dalam kondisi sebagian besar PCR Positif sehingga pengambilan berita acara akan sangat sulit.
"Untuk mengetahui dokumen itu asli atau palsu, tim kami tidak bertugas investigasi kesitu karena fokus di screening yang begitu padat. Proses lanjutan tentunya dengan aparat hukum. Ratusan orang yang terdeteksi di bandara membawa dokumen perjalanan atau surat hasil tes COVID-19," tandasnya.
Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Sulut itu mengatakan, dari 103 pelaku perjalanan ini, beberapa sudah ada hasil PCR positif COVID-19 sementara yang lain belum ada hasil.
Sementara terkait dugaan adanya pemalsuan dokumen persyaratan perjalanan palsu, dia mengatakan jika punya cukup bukti sesuai hukum tetap dapat diproses, namun sampai saat ini belum ada warga yang diproses hukum terkait dokumen perjalanan palsu. “Karena belum cukup bukti, tentu harus kumpul data barulah bisa dikalrifikasi," kata Dandel.
Baca juga: Lagi, Warga di Kota Bitung Tolak Pemakaman Jenazah Positif COVID-19
Meski demikian, dia mengaku sudah ada laporan yang masuk karena tiap hari di bandara screeningnya dilakukan bersama aparat, namun untuk proses hukum sulit karena mereka statusnya isolasi dalam kondisi sebagian besar PCR Positif sehingga pengambilan berita acara akan sangat sulit.
"Untuk mengetahui dokumen itu asli atau palsu, tim kami tidak bertugas investigasi kesitu karena fokus di screening yang begitu padat. Proses lanjutan tentunya dengan aparat hukum. Ratusan orang yang terdeteksi di bandara membawa dokumen perjalanan atau surat hasil tes COVID-19," tandasnya.
(nic)
Lihat Juga :