Jumlah Kematian Akibat COVID-19 di Jawa Timur Bertambah 179 Kasus, Tertinggi Nasional
Selasa, 13 Juli 2021 - 17:18 WIB
loading...
A
A
A
“Saya sudah menyampaikan kepada Dokter Joni (Direktur Utama RSUD Dr Soetomo) bahwa UGD harus tetap memberikan layanan. Teman-teman bisa melihat pasien sampai meluber di selasar maka setelah tempat ini siap mereka akan segera dipindahkan ke triage ini,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat melihat kontainer UGD di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Minggu, (11/7/2021).
Disisi lain, orang nomor satu di Jatim itupun meminta kepada semua pihak untuk memaksimalkan vaksinasi di seluruh kabupaten dan kota di Jatim. Utamanya, saat pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
“Pada saat PPKM Darurat ini, kita semua se-Jawa Bali memang diharapkan untuk memaksimalkan vaksinasi. Mulai hari ini, seluruh jajaran dan level di semua lapisan se- Jatim dapat mencapai target vaksinasi COVID-19 sebanyak 300.000 dosis per harinya secara bertahap,” kata Khofifah.
Menurutnya, vaksinasi sebagai salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Jatim dan Indonesia. Dirinya meminta agar semua masyarakat tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan. "Oleh karena itu jaga diri, jaga keluarga, jaga negara dan ini artinya bahwa protokol kesehatan harus kita jaga di mana saja kapan saja," imbuhnya.
Disisi lain, orang nomor satu di Jatim itupun meminta kepada semua pihak untuk memaksimalkan vaksinasi di seluruh kabupaten dan kota di Jatim. Utamanya, saat pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
“Pada saat PPKM Darurat ini, kita semua se-Jawa Bali memang diharapkan untuk memaksimalkan vaksinasi. Mulai hari ini, seluruh jajaran dan level di semua lapisan se- Jatim dapat mencapai target vaksinasi COVID-19 sebanyak 300.000 dosis per harinya secara bertahap,” kata Khofifah.
Menurutnya, vaksinasi sebagai salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Jatim dan Indonesia. Dirinya meminta agar semua masyarakat tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan. "Oleh karena itu jaga diri, jaga keluarga, jaga negara dan ini artinya bahwa protokol kesehatan harus kita jaga di mana saja kapan saja," imbuhnya.
(msd)
Lihat Juga :