Pemkot Parepare Dukung Penggunaan Vaksin Moderna untuk Nakes
Senin, 12 Juli 2021 - 22:10 WIB
loading...
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe dalam satu kegiatan pertemuan yang membahas terkait penanganan Covid-19 di Parepare di balai kota. Foto: SINDOnews/Darwiaty Dalle
A
A
A
PAREPARE - Pemerintah Kota Parepare mendukung penggunaan vaksin jenis Moderna untuk tenaga kesehatan (nakes). Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe.
Taufan menegaskan, pemerintahan yang dipimpinnya akan mendukung keputusan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memprioritaskan vaksin Moderna untuk nakes yang selama ini berada di garda terdepan penanganan Covid-19.
Baca juga:Koopsau II Gandeng Komunitas Golf Lakukan Vaksinasi Covid-19 Massal
Sebagai informasi, Kemenkes RI memastikan vaksin virus corona (Covid-19) asal perusahaan farmasi Amerika Serikat (AS), Moderna, akan dialokasikan dalam kategori program vaksin pemerintah, bukan vaksin gotong royong.
Pemerintah sebelumnya secara resmi menetapkan empat merek vaksin untuk program vaksin nasional, yakni Sinovac, AstraZeneca, Pfizer dan Novavax.
Sebagai informasi, proses vaksinasi Covid-19 di Indonesia terbagi dalam dua metode yakni yang gratis (pemerintah) dan berbayar (gotong royong/swasta).
Baca juga:CPNS 2021, Dokter Spesialis Ortopedi Lowong Peminat di Maros
Taufan menegaskan, pemerintahan yang dipimpinnya akan mendukung keputusan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memprioritaskan vaksin Moderna untuk nakes yang selama ini berada di garda terdepan penanganan Covid-19.
Baca juga:Koopsau II Gandeng Komunitas Golf Lakukan Vaksinasi Covid-19 Massal
Sebagai informasi, Kemenkes RI memastikan vaksin virus corona (Covid-19) asal perusahaan farmasi Amerika Serikat (AS), Moderna, akan dialokasikan dalam kategori program vaksin pemerintah, bukan vaksin gotong royong.
Pemerintah sebelumnya secara resmi menetapkan empat merek vaksin untuk program vaksin nasional, yakni Sinovac, AstraZeneca, Pfizer dan Novavax.
Sebagai informasi, proses vaksinasi Covid-19 di Indonesia terbagi dalam dua metode yakni yang gratis (pemerintah) dan berbayar (gotong royong/swasta).
Baca juga:CPNS 2021, Dokter Spesialis Ortopedi Lowong Peminat di Maros
Lihat Juga :