Kabur Saat Diperiksa, 2 Pemuda Asal Papua Akhirnya Dikarantina di RS Darurat COVID-19
Sabtu, 10 Juli 2021 - 16:22 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Sikka Gempar, Sekretaris Fraksi PDIP Sebut COVID-19 Proyek Akal-akalan
Dia menceritakan, sesuai alamat dalam KTP, salah satu dari dua pemuda tersebut adalah kelahiran Sontoi, Kabupaten TTU, sehingga pihaknya langsung menghubungi camat dan kepala desa untuk melakukan pelacakan keberadaan keduanya.
"Saya kirim foto KTP ke Sekcam Bikomi Tengah, Suadi Maranda langsung merespon dengan mengirim ke Kepala Desa Oenenu, untuk melacak yang bersangkutan. Ternyata mereka berdua bersembunyi di Kelurahan Sasi. Dan atas informasi yang beredar itu keluarga langsung mengantar mereka ke BLK," tandas Kristo.
Baca juga: Mengheningkan Cipta Getarkan Jalanan Sidoarjo, Pengendara dan Satgas Khusyuk Berdoa untuk Indonesia
Kristo mengapresiasi masyarakat dalam konteks ini sudah menyadari betapa berbahanya COVID-19 , sehingga ketika ditemukan ada pelaku perjalanan yang tidak mau dikarantina langsung mereka bertindak dan mengantar ke tempat karantina. "Satgas berterima kasih kepada masyarakat yang telah membantu tugas satgas ini. Jadi peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 ," tutupnya.
Dia menceritakan, sesuai alamat dalam KTP, salah satu dari dua pemuda tersebut adalah kelahiran Sontoi, Kabupaten TTU, sehingga pihaknya langsung menghubungi camat dan kepala desa untuk melakukan pelacakan keberadaan keduanya.
"Saya kirim foto KTP ke Sekcam Bikomi Tengah, Suadi Maranda langsung merespon dengan mengirim ke Kepala Desa Oenenu, untuk melacak yang bersangkutan. Ternyata mereka berdua bersembunyi di Kelurahan Sasi. Dan atas informasi yang beredar itu keluarga langsung mengantar mereka ke BLK," tandas Kristo.
Baca juga: Mengheningkan Cipta Getarkan Jalanan Sidoarjo, Pengendara dan Satgas Khusyuk Berdoa untuk Indonesia
Kristo mengapresiasi masyarakat dalam konteks ini sudah menyadari betapa berbahanya COVID-19 , sehingga ketika ditemukan ada pelaku perjalanan yang tidak mau dikarantina langsung mereka bertindak dan mengantar ke tempat karantina. "Satgas berterima kasih kepada masyarakat yang telah membantu tugas satgas ini. Jadi peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 ," tutupnya.
(eyt)
Lihat Juga :