Sikka Gempar, Sekretaris Fraksi PDIP Sebut COVID-19 Proyek Akal-akalan

Sabtu, 10 Juli 2021 - 15:26 WIB
loading...
Sikka Gempar, Sekretaris...
Angota DPDR Kabupaten Sikka, NTT, Benediktus Lukas Raja, menilai pandemi COVID-19 hanyalah proyek. Foto/iNews TV/Joni Nura
A A A
SIKKA - Pernyataan kontra produktif terhadap penanganan COVID-19 dilontarkan Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Sikka, NTT, Benediktus Lukas Raja. Dallam rapat dengar pendapat dengan Satgas COVID-19 Kabupaten Sikka, dia menyebut pandemi COVID-19 dijadikan proyek oleh pemerintah pusat.

Baca juga: Jogetnya dengan 2 Wanita Seksi Gemparkan Grobogan, Kades Disanksi Bangun Tempat Isolasi

Pernyataan Benediktus Lukas Raja ini, terekam dalam sebuah video amatir dan viral di media sosial. Dalam rapat dengar pendapat tersebut, dia dengan tegas menyebut ada dokter yang sengaja membuat keterangan palsu COVID-19 kepada pasien yang sebenarnya tidak menderita COVID-19 .



Dalam rapat dengar pendapat yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Sikka, Donatus David tersebut, digelar secara offline dan online. Beberapa anggota DPRD Kabupaten Sikka, mengikuti secara offline, ada juga yang secara online. Sementara Satgas COVID-19 dipimpin Bupati Sikka, mengikuti secara online dari kantor Bupati Sikka.

Baca juga: Mengheningkan Cipta Getarkan Jalanan Sidoarjo, Pengendara dan Satgas Khusyuk Berdoa untuk Indonesia

Benediktus Lukas Raja berpendapat, semua orang sedang parno dengan COVID-19 . Akibatnya penanganan tidak maksimal, sehingga terjadi peningkatan kasus COVID-19 . Kasus kematian yang terjadi di Kabupaten Sikka, menurutnya tidak semuanya karena COVID-19 . Tapi diakibatkan oleh penyakit lain.

"Catat apa yang saya sampaikan. Pandemi COVID-19 ini dijadikan proyek. Pandemi COVID-19 ini dijadikan proyek untuk menghabiskan uang rakyat," tegas mantan Ketua GMNI Cabang Sikka, yang biasa disapa Dicky Raja tersebut, tanpa menyebut jelas siapa yang dia maksudkan telah menjadikan pandemi sebagai proyek dan menghabiskan uang rakyat.

Baca juga: Blitar Gempar, Istri Tewas Telanjang di Kamar dan Suami Ditemukan Gantung Diri

"Siapa yang menghabiskan uang rakyat? kita semua pasti tahu. Pusing ini kita. Anggaran yang seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat, akhirnya dipangkas dan di refocusing untuk penanganan COVID-19 . Tapi setiap hari, kasus terus meningkat. Jangan sampai pandemi COVID-19 ini proyek, bisnis rapid tes, bisnis apd, bisnis obat-obatan," seru dia.

Dia juga menduga pihak rumah sakit hanya mengurus COVID-19 karena insentifnya besar. "Tolong dievaluasi juga dengan para dokter, nakes. Kita setuju, kita perhatikan, mereka adalah garda terdepan. Tapi jangan jadikan ini sebagai proyek. Cek juga yang punya laboratorium, jangan sampai alatnya hanya untuk covidkan orang," seru dia.

Baca juga: Kabar Duka Datang Dari Lamongan, 2 Dokter Meninggal Dunia Terpapar COVID-19

Pernyataan anggota DPRD Kabupaten Sikka tersebut, sangat disayangkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikkan, Petrus Herenimus. "Saya sangat kecewa dengan pernyataan anggota DPRD Kabupaten Sikka, karena menuding para dokter dan perawat mencovidkan pasien ," tegasnya.

Dia juga sangat kecewa ada pernyataan dari seorang wakil rakyat, yang menuding para tenaga kesehatan mencovidkan pasien, dan COVID-19 dijadikan proyek. Rencananya para tenaga kesehatan akan melakukan mogok terkait sikap anggota dewan tersebut.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jarak ke RS Capai 200...
Jarak ke RS Capai 200 Km, Legislator Perindo Fendi Yulianto Sumbang Ambulans untuk Warga Pesisir Selatan
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Disanksi Imbas Merokok...
Disanksi Imbas Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember: Saya Menyesal, Mohon Maaf
Gerindra Panggil Anggota...
Gerindra Panggil Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Bahas Stunting
Material Kompos di Klungkung...
Material Kompos di Klungkung Tercampur Plastik, Tika Winawan Desak Pengawasan Hulu hingga ke Hilir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Panggil Legislator yang...
Panggil Legislator yang Diduga Intimidasi Dokter Icha, Golkar Siapkan Sanksi
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Rekomendasi
Komisi Ojol 8% Berlaku,...
Komisi Ojol 8% Berlaku, Menteri UMKM Klaim Mayoritas Pengemudi Diuntungkan
Indonesia Kembangkan...
Indonesia Kembangkan Vaksin Berteknologi mRNA untuk Antisipasi Penyakit DBD
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tindak Awak Mobil Tangki yang Langgar Prosedur Keselamatan
Berita Terkini
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau, Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi
Update Kebakaran TPA...
Update Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Titik Api Tersisa 30 Persen
Telkom Runners Teguhkan...
Telkom Runners Teguhkan Semangat BISA pada Peringatan HUT Ke-61 Telkom Indonesia
Tragis! Pria Ditemukan...
Tragis! Pria Ditemukan Tewas Akibat Terjepit Lift di Ruko Roxy Mas Jakpus
Perkuat Basis Elektoral...
Perkuat Basis Elektoral melalui Ketokohan dan Pelayanan Masyarakat di Sulsel, Perindo Siapkan Kader Pemimpin Masa Depan
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved