IDI Makassar: Kebijakan Pj Wali Kota Abaikan Perjuangan Tenaga Medis

Rabu, 27 Mei 2020 - 13:18 WIB
loading...
IDI Makassar: Kebijakan...
Juru Bicara Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar menyesalkan kebijakan Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar , Yusran Jusuf yang terkesan mengabaikan protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19.

Mulai dari memperbolehkan seluruh tempat usaha buka, termasuk mal hingga memperbolehkan penyelenggaraan resepsi pernikahan.

Humas IDI Kota Makassar, dr Wachyudi Muchsin, berpendapat kebijakan itu sama saja mengabaikan perjuangan tenaga medis yang bertaruh nyawa dalam penanganan Virus Corona . Begitu pula dengan masyarakat yang sudah dua sampai tiga bulan patuh menerapkan anjuran pemerintah tetap tinggal di rumah.

Baca Juga: Polda Sulsel Tegaskan Pesta Pernikahan Bakal Dibubarkan

"Merasa sia-sia perjuangan yang sudah dilakukan," kata Wachyudi, kepada SINDOnews, Rabu (27/5/2020).

IDI Makassar, lanjut Wachyudi, bukannya menentang kebijakan Pj Wali Kota Makassar . Hanya saja, penerapan protokol kesehatan mesti lebih ketat dan detail, tidak seperti Perwali yang diterbitkan. Kata dia, penerapan protokol kesehatan jangan sampai sebatas di mulut saja.

"Protokol kesehatan itu gampang dibilang, tapi aplikasinya susah," tegasnya.

Ia mencontohkan kebijakan memperbolehkan resepsi pernikahan seperti kegiatan sosial budaya. Dalam Perwali, tidak diatur detail mengenai prosedurnya, termasuk jumlah tamu yang diperbolehkan dan kesiapan alat dan tenaga medis untuk antisipasi adanya tamu yang terpapar COVID-19 .

"Kita tidak tahu bagaimana kontaknya di sana, orang kemungkinan besar salaman di situ dan pastinya kalau berkumpul berdekatan. Bisa kah diatur yang datang bertahap cukup lima saja dulu, baru yang pulang juga demikian," ucap dia meragukan resepsi pernikahan digelar dengan standar protokol kesehatan.

Baca Juga: Pj Wali Kota Izinkan Pelaksanaan Event Sosial Budaya

Pj Wali Kota Makassar disarankannya membuat aturan yang lebih tegas dan ketat dalam menekan penyebaran COVID-19 . Selain itu, regulasi dan kebijakan yang ada mestinya selaras dengan regulasi dan kebijakan pemerintah provinsi dan pusat.

"Jangan ambigu, bikin bingung masyarakat," katanya.

"Pak wali harus sadar bahwa kita ini lagi perang. Bapak membawa pasukan rakyat, ketika salah keputusan maka banyak rakyat jadi korban," pungkasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Takut Masuknya Dokter...
Tak Takut Masuknya Dokter Asing, Ketua IDI: Dokter Jatim Berkualitas
IDI Jatim dan 5 Organisasi...
IDI Jatim dan 5 Organisasi Profesi Tolak RUU Omnibus Law Kesehatan
5 Dokter dan 1 Tokoh...
5 Dokter dan 1 Tokoh Masyarakat Terima Penghargaan IDI Award 2022
Bayi Tewas Akibat Persalinan...
Bayi Tewas Akibat Persalinan Normal Macet, IDI Sesalkan Langkah Hukum Polisi terhadap RSUD Jombang
Gubernur Aceh Harapkan...
Gubernur Aceh Harapkan Muktamar IDI ke-31 Lahirkan Inovasi dalam Dunia Kesehatan
Dokter di Medan Diduga...
Dokter di Medan Diduga Suntikkan Vaksin Kosong, IDI: Kita Bina
Ketum IDI Dorong Peningkatan...
Ketum IDI Dorong Peningkatan Anggaran Kesehatan
7 Perguruan Tinggi Suarakan...
7 Perguruan Tinggi Suarakan Kolegium Dokter Indonesia Tak Diambil Alih Pemerintah
IDI dan Organisasi Masyarakat...
IDI dan Organisasi Masyarakat Desak Pemerintah Perkuat Pengendalian Konsumsi Zat Adiktif
Rekomendasi
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved