Komunitas Bersama Untuk Warga Bagikan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Pandemi COVID-19
Kamis, 08 Juli 2021 - 20:44 WIB
loading...
A
A
A
Widodo juga menjelaskan, komunitas membuka peluang bagi masyarakat yang ingin berpatisipasi. Menurut dia masyarakat hanya perlu membuka situs web bersama untuk warga. Di web tersebut akan terlihat jumlah pemberian bantuan dan ke mana penyaluran bantuan tersebut diberikan.
"Kita juga membuka peluang untuk masyarakat yang ingin berpartisipasi kita akan terima di website kita bersama untuk warga dan tagar bersama untuk warga distribusinya juga akan Keith top posting di Web tersebut," jelasnya.
Widodo juga berpesan agar warga dapat tetap menaati protokol kesehatan agar pandemi covid 19 ini dapat segera selesai. "Yang penting masyarakat tetap harus melakukan protokol kesehatan menggunakan masker hand sinitizer dan juga menghindari kerumunan dan menjaga jarak itu harus disiplin untuk bisa menekan angka COVID-19," katanya.
Rencananya, Menurut Widodo pemberian ini akan terus dilakukan sampai pandemi usai, " Ini target kita kita akan terus lakukan sampai Pandemi selesai kita akan bergerak terus," tutupnya. Untuk diketahui, Kegiatan tersebut dilakukan di 34 provinsi di Indonesia dan menyasar masyarakat yang membutuhkan.
"Kita juga membuka peluang untuk masyarakat yang ingin berpartisipasi kita akan terima di website kita bersama untuk warga dan tagar bersama untuk warga distribusinya juga akan Keith top posting di Web tersebut," jelasnya.
Widodo juga berpesan agar warga dapat tetap menaati protokol kesehatan agar pandemi covid 19 ini dapat segera selesai. "Yang penting masyarakat tetap harus melakukan protokol kesehatan menggunakan masker hand sinitizer dan juga menghindari kerumunan dan menjaga jarak itu harus disiplin untuk bisa menekan angka COVID-19," katanya.
Rencananya, Menurut Widodo pemberian ini akan terus dilakukan sampai pandemi usai, " Ini target kita kita akan terus lakukan sampai Pandemi selesai kita akan bergerak terus," tutupnya. Untuk diketahui, Kegiatan tersebut dilakukan di 34 provinsi di Indonesia dan menyasar masyarakat yang membutuhkan.
(wib)
Lihat Juga :