IGD RSUD Cibabat Kembali Dibuka untuk Melayani Pasien Non COVID-19
Kamis, 08 Juli 2021 - 07:20 WIB
loading...
A
A
A
Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengakui jika banyaknya nakes yang terpapar COVID-19 berdampak pada terganggunya pelayanan kesehatan kepada masyarakat baik di rumah sakit maupun puskesmas. Untuk itu dirinya berharap disiplin prokes terus ditingkatkan mengingat nakes adalah garda terdepan dalam penanganan COVID-19.
"Saat nakes banyak terpapar, personel yang bertugas kurang, makanya kemarin ada rekrutmen. Seperti di RSUD Cibabat sudah merekrut 30 nakes baru, tapi itu masih kurang. Begitupun di Puskesmas, yang rata-rata di setiap Puskesmas ada yang kena," tuturnya. Baca: Curi Semen Perusahaan, Seorang Residivis Ditangkap Tim Tarsius Polres Bitung.
Pihaknya juga terus mendorong percepatan vaksinasi di masyarakat selama pelaksanaan PPKM Darurat, sebagai upaya mengantisipasi penyebaran COVID-19.
"Vaksinasi terus kita lakukan sebagai upaya memberikan antibodi ke masyarakat. Baik di rumah sakit, puskesmas, maupun tempat-tempat publik, bekerja sama dengan stakeholder lain," pungkasnya. Baca Juga: Kisah Kakek Usman yang Merakit Sendiri Helikopter dengan Modal Awal Rp35 Juta.
"Saat nakes banyak terpapar, personel yang bertugas kurang, makanya kemarin ada rekrutmen. Seperti di RSUD Cibabat sudah merekrut 30 nakes baru, tapi itu masih kurang. Begitupun di Puskesmas, yang rata-rata di setiap Puskesmas ada yang kena," tuturnya. Baca: Curi Semen Perusahaan, Seorang Residivis Ditangkap Tim Tarsius Polres Bitung.
Pihaknya juga terus mendorong percepatan vaksinasi di masyarakat selama pelaksanaan PPKM Darurat, sebagai upaya mengantisipasi penyebaran COVID-19.
"Vaksinasi terus kita lakukan sebagai upaya memberikan antibodi ke masyarakat. Baik di rumah sakit, puskesmas, maupun tempat-tempat publik, bekerja sama dengan stakeholder lain," pungkasnya. Baca Juga: Kisah Kakek Usman yang Merakit Sendiri Helikopter dengan Modal Awal Rp35 Juta.
(nag)
Lihat Juga :