Eksekusi Lahan dan Bangunan di Perwira II Medan Gagal, Puluhan Emak-Emak Hadang Petugas

Rabu, 07 Juli 2021 - 14:28 WIB
loading...
Eksekusi Lahan dan Bangunan...
Puluhan emak-emak di Perwira Dua, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan berkumpul berujuk rasa dengan menghadang petugas untuk melakukan eksekusi lahan dan bangunan. Foto iNews TV/Adi PH
A A A
MEDAN - Puluhan emak-emak di Perwira II, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan berkumpul berujuk rasa dengan menghadang petugas untuk melakukan eksekusi lahan dan bangunan. Puluhan emak emak tersebut menghadang petugas yang akan melakukan eksekusi sambil berorasi dengan membawa spanduk bertulisan meminta kepada Presiden Jokowi untuk berantas mafia tanah di Medan.

Dalam orasinya mereka menolak atas keputusan Pengadilan Negeri Medan tentang tanah Eks Grant Sultan Deli Nomor 265 karena tidak berada di Jalan Perwira Dua.

Baca : Eksekusi Lahan Ricuh, Petugas Dilempari Bom Molotov dan Batu

Masyarakat menilai tanah yang dieksekusi Pengadilan Negeri Medan salah objek dimana Tanah Grant Sulta Deli Nomor 265 Berada di Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Deli Serdang, Sumatera Utara. Ini diduga terjadi akibat permainan mafia tanah karena warga telah tinggal sejak tahun 1960 di Perwira Dua, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan.

Dalam aksi ujung rasa ini puluhan emak-emak sempat menyerang kepala lingkungan sehingga nyaris terjadi kericuhan. Kepala lingkungan dinilai tidak membela masyarakat namun berhasil dihadang Babinsa.

Tokoh masyarakat Perwira Dua Alex Purwanto menyatakan, masayarakat Perwira II sudah menempati lahan sejak sejak tahun 1960. “Eksekusi lahan ini diduga ada permainan sejumlah oknum mafia tanah yang ingin menguasai lahan,” kata Alex Purwanto Tokoh Masyarakat.

Baca juga : Eksekusi Lahan Milik PT KAI Ricuh, Lansia Terinjak-injak


Massa emak-emak berhenti setelah pihak Babinsa dari Koramil melakukan mediasi dengan memanggil kedua belah pihak.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Hotel Sultan Tercatat...
Hotel Sultan Tercatat sebagai Barang Milik Negara, Pengelolaan Aset Ikuti PMK
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 69 Orang Diamankan Polisi
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
3 Hakim Diperiksa KPK,...
3 Hakim Diperiksa KPK, Proses Eksekusi Lahan hingga Aset Tersangka Ditelusuri
Penghadangan Kapal Bantuan...
Penghadangan Kapal Bantuan Gaza Sebagai Pembajakan Filantropi Global, PFI Desak Pemerintah Bertindak
Warga LA Tolak Pengosongan...
Warga LA Tolak Pengosongan Lahan oleh TNI
Rekomendasi
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Ultah ke-34, Ayu Ting...
Ultah ke-34, Ayu Ting Ting Pamer Momen Romantis Bareng Kevin Gusnadi
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved