Wagub Emil Dardak Ajak Penyintas COVID-19 Jadi Pendonor Plasma Konvalesen
Selasa, 06 Juli 2021 - 04:57 WIB
loading...
Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak bertemu para penyintas COVID-19 yang baru keluar dari masa karantina di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya.
A
A
A
SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Jatim Emil Elestianto mengajak penyintas COVID-19 untuk melakukan donor plasma konvalesen. Apalagi, setidaknya dibutuhkan 60 sampai 70 pendonor plasma setiap harinya.
Mantan Bupati Trenggalek itu mengatakan, saat ini, masyarakat yang antri membutuhkan suplai darah plasma di PMI sangat banyak. Di Kota Surabaya sendiri ada 551 orang yang antri. Kemudian di Kabupaten Sidoarjo sebanyak 251 orang.
“Jadi begitu banyaknya yang menginginkan, maka butuh keikhlasannya untuk donor plasma konvalesen,” kata Emil saat bertemu para penyintas COVID-19 yang baru keluar dari masa karantina di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya, Senin (5/7/2021).
Baca juga: Pasien COVID-19 Kabur dari Rumah Sakit dengan Jarum Infus masih Menancap di Tangan
Agar lebih meyakinkan sekaligus memudahkan penyintas menjadi pendonor plasma, Emil menyarankan pihak RSLI dan PMI untuk menyiapkan banner informasi. Isinya, apa itu plasma, kriteria pasien yang bisa menjadi calon pendonor plasma, motivasi sekaligus bukti bahwa penyintas pendonor plasma merupakan bagian penting bagi masyarakat. “Mencari pendonor plasma konvalesen cukup sulit. Sebab, pendonor yang lolos harus memenuhi kriteria persyaratan,” katanya.
Mantan Bupati Trenggalek itu mengatakan, saat ini, masyarakat yang antri membutuhkan suplai darah plasma di PMI sangat banyak. Di Kota Surabaya sendiri ada 551 orang yang antri. Kemudian di Kabupaten Sidoarjo sebanyak 251 orang.
“Jadi begitu banyaknya yang menginginkan, maka butuh keikhlasannya untuk donor plasma konvalesen,” kata Emil saat bertemu para penyintas COVID-19 yang baru keluar dari masa karantina di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya, Senin (5/7/2021).
Baca juga: Pasien COVID-19 Kabur dari Rumah Sakit dengan Jarum Infus masih Menancap di Tangan
Agar lebih meyakinkan sekaligus memudahkan penyintas menjadi pendonor plasma, Emil menyarankan pihak RSLI dan PMI untuk menyiapkan banner informasi. Isinya, apa itu plasma, kriteria pasien yang bisa menjadi calon pendonor plasma, motivasi sekaligus bukti bahwa penyintas pendonor plasma merupakan bagian penting bagi masyarakat. “Mencari pendonor plasma konvalesen cukup sulit. Sebab, pendonor yang lolos harus memenuhi kriteria persyaratan,” katanya.
Lihat Juga :