Permintaan Oksigen Meningkat, Pengelola Apotek dan Rumah Sakit Kewalahan
Selasa, 06 Juli 2021 - 04:11 WIB
loading...
A
A
A
Seorang warga Padalarang yang sedang mencari oksigen, Rohmat mengaku, mencari oksigen untuk jaga-jaga kerabatnya yang sedang menjalani isolasi di rumah. "Buat jaga-jaga, karena kan beredar info kalau oksigen susah. Jadi pas nanti butuh udah ada, takutnya kalau cari ngedadak susah dan gak ada barangnya," ucapnya. Baca: 17 Korban Masih Hilang, Operasi SAR KMP Yunicee Dihentikan.
Terpisah, Kabid Sapras dan Peningkatan SDM, RSUD Cililin, Lia Nurlia mengatakan, sejak pasien COVID-19 ke RSUD Cililin naik maka kebutuhan akan oksigen juga meningkat. Dalam sehari saja bisa menghabiskan 50-65 tabung oksigen yang ukuran 6.000 liter, dan didominasi untuk kebutuhan pasien COVID-19.
"Kalau kita dipasok dari distributor di Bandung dan biasanya ketika kosong langsung dikirim. Hanya memang jika biasanya 50 tabung oksigen itu habis dalam 3-4 hari, sekarang sehari saja udah habis," pungkasnya. Baca Juga: COVID-19 Mengganas, Permintaan Oksigen di Salatiga Meningkat Tajam.
Terpisah, Kabid Sapras dan Peningkatan SDM, RSUD Cililin, Lia Nurlia mengatakan, sejak pasien COVID-19 ke RSUD Cililin naik maka kebutuhan akan oksigen juga meningkat. Dalam sehari saja bisa menghabiskan 50-65 tabung oksigen yang ukuran 6.000 liter, dan didominasi untuk kebutuhan pasien COVID-19.
"Kalau kita dipasok dari distributor di Bandung dan biasanya ketika kosong langsung dikirim. Hanya memang jika biasanya 50 tabung oksigen itu habis dalam 3-4 hari, sekarang sehari saja udah habis," pungkasnya. Baca Juga: COVID-19 Mengganas, Permintaan Oksigen di Salatiga Meningkat Tajam.
(nag)
Lihat Juga :