TKA Asal China Masuk Sulsel Dikarantina dan Tunggu Hasil Swab PCR Keluar

Senin, 05 Juli 2021 - 22:47 WIB
loading...
TKA Asal China Masuk...
TKA Asal China yang masuk ke Bantaeng dikarantina dan menunggu hasil swab PCR keluar. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Tenaga kerja asing (TKA) asal China yang masuk ke Sulsel, masih menjalani karantina dan meninggu hasil swab PCR mereka sebelum beraktivitas.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Bantaeng, dr Andi Ihsan mengaku sejak kedatangan 20 TKA di wilayahnya, mereka sudah diswab antigen dan Swab PCR. Mereka langsung dikarantina sembari menunggu hasil swab .

Baca Juga: 20 TKA China yang Masuk Sulsel Belum Kantongi Izin Tinggal

"Sejak Sabtu, kita sudah melakukan swab antigen. Hasilnya tidak ada yang reaktif tetapi kita juga sudah melakukan swab PCR. Sebentar malam hasilnya sudah ada," jelas Ihsan dalam keterangan resminya.

Dia mengatakan, upaya mencegah sebaran Covid-19 akan terus dilakukan. Ihsan mengaku, selama hasil swab PCR belum terbit, maka para TKA itu tidak diperkenankan untuk melakukan aktivitas di PT Huady Nickel Alloy Indonesia di Kabupaten Bantaeng.

"Mereka saat ini kita haruskan untuk tidak berkeliaran dan tetap berada di Rusunawa PT Huady," jelasnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga sudah meminta dokumen kelengkapan vaksin para TKA itu. Ihsan mengklaim ke-20 TKA yang datang ke Bantaeng itu sudah dilengkapi dengan sertifikat vaksin.

"Semuanya memiliki sertifikat vaksin . Dokumennya semua ada sama saya," tukasnya.

Baca Juga: 20 TKA China Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Perhatikan Perasaan Rakyat
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eksklusif! Mantan Karyawan...
Eksklusif! Mantan Karyawan PT IMIP Blak-blakan Alasan Dibangunnya Bandara IMIP
5 Warga China dan 8...
5 Warga China dan 8 WNI Tewas Akibat Ledakan Tungku Smelter PT ITSS di Morowali
Ketua KNPI Angkat Bicara...
Ketua KNPI Angkat Bicara Terkait Maraknya Tenaga Kerja Asing di Kaltara
Belasan TKA Gunakan...
Belasan TKA Gunakan Visa B211 B, Ini Kata Disnarkertrans Kaltara
Polres Bengkalis Hentikan...
Polres Bengkalis Hentikan Penyelundupan 43 WN Banglades dan 10 PMI ke Malaysia
TKA China Tewas di PLTA...
TKA China Tewas di PLTA Batangtoru, NSHE: Kita Tunggu Penyelidikan Polisi
Kasus Pemerasan dan...
Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Kemnaker, KPK Cegah 8 Tersangka ke Luar Negeri
Jumlah Migran Naik Tajam,...
Jumlah Migran Naik Tajam, Kenapa Australia Perketat Visa Mahasiswa dan Pelajar?
Ingin Dapat Izin Kerja...
Ingin Dapat Izin Kerja di Singapura? Syaratnya Harus Berpenghasilan Rp65,6 Juta Sebulan
Rekomendasi
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved