Ganjar Prihatin, Minta Petugas COVID Tegas, Ada Kerumunan Langsung Bubarkan
Minggu, 04 Juli 2021 - 19:28 WIB
loading...
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengaku prihatin dengan lonjakan COVID-19 saat ini, dia pun minta petugas tegas jika ada kerumunan langsung bubarkan. Foto: Dok/SINDONews
A
A
A
PEKALONGAN - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo benar-benar serius dalam mengamankan melaksanaan PPKM Mikro Darurat Jawa-Bali . Ganjar turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebijakan itu berjalan.
Hari kedua pemberlakuan PPKM Mikro Darurat, Minggu (4/7/2021) digunakan Ganjar Pranowo untuk mengecek pelaksanaan di Kota Pekalongan dan Kabupaten Pemalang. Di dua tempat itu, Ganjar meminta Bupati/Wali Kota termasuk jajaran TNI/Polri untuk lebih tegas.
Baca juga: Ganjar Pranowo Beri Pesan Menyentuh, Jauh dari Kemewahan
"PPKM Mikro Darurat sudah berjalan baik, tapi belum disiplin banget. Saya tadi pagi keliling di Kota Semarang, masih banyak orang nongkrong di warung. Maka saya minta Bupati/Wali Kota bersama TNI/Polri lebih tegas. Kalau ada yang nongkrong, langsung bubarke (dibubarkan)," kata Ganjar.
Jika sebelumnya edukasi pada masyarakat lebih diutamakan, saat ini lanjut Ganjar adalah ketegasan. Sebab jika tidak, maka PPKM Mikro Darurat tidak akan berhasil.
"Kalau ada kerumunan langsung ditegur, pulang sekarang. Kita ingatkan dengan intonasi tinggi, agar masyarakat tahu bahwa ini serius. Kita ditargetkan mengurangi penyebaran sampai 10.000 kasus perhari. Ini berat, maka kami minta masyarakat berpartisipasi termasuk kita meningkatkan penegakan hukumnya," tegasnya.
Hari kedua pemberlakuan PPKM Mikro Darurat, Minggu (4/7/2021) digunakan Ganjar Pranowo untuk mengecek pelaksanaan di Kota Pekalongan dan Kabupaten Pemalang. Di dua tempat itu, Ganjar meminta Bupati/Wali Kota termasuk jajaran TNI/Polri untuk lebih tegas.
Baca juga: Ganjar Pranowo Beri Pesan Menyentuh, Jauh dari Kemewahan
"PPKM Mikro Darurat sudah berjalan baik, tapi belum disiplin banget. Saya tadi pagi keliling di Kota Semarang, masih banyak orang nongkrong di warung. Maka saya minta Bupati/Wali Kota bersama TNI/Polri lebih tegas. Kalau ada yang nongkrong, langsung bubarke (dibubarkan)," kata Ganjar.
Jika sebelumnya edukasi pada masyarakat lebih diutamakan, saat ini lanjut Ganjar adalah ketegasan. Sebab jika tidak, maka PPKM Mikro Darurat tidak akan berhasil.
"Kalau ada kerumunan langsung ditegur, pulang sekarang. Kita ingatkan dengan intonasi tinggi, agar masyarakat tahu bahwa ini serius. Kita ditargetkan mengurangi penyebaran sampai 10.000 kasus perhari. Ini berat, maka kami minta masyarakat berpartisipasi termasuk kita meningkatkan penegakan hukumnya," tegasnya.
Lihat Juga :