Bakal Terdampak PPKM Darurat, Kadin Minta Pemerintah Lanjutkan Program Bantuan UMKM

Minggu, 04 Juli 2021 - 09:51 WIB
loading...
Bakal Terdampak PPKM Darurat, Kadin Minta Pemerintah Lanjutkan Program Bantuan UMKM
Kadin Jawa Barat meminta pemerintah melanjutkan program bantuan UMKM.Foto/ilustrasi
A A A
BANDUNG - Pelaku usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM ) diperkirakan bakal terdampak atas diberlakukannya PPKM Darurat selama dua minggu. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat meminta pemerintah kembali melanjutkan program pemberian bantuan kepada pelaku usaha.

Menurut Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Pembinaan Daerah Kadin Jabar Ferry Sandiyana, PPKM Darurat pasti akan sangat berpengaruh terhadap ekonomi. Apalagi berlaku selama dua minggu, dengan beberapa kebijakan penutupan hingga 100 persen.

"Mungkin efeknya akan signifikan. Apalagi aturan PPKM Darurat ini lebih banyak berlaku sore hingga malam, semantara pelaku UMKM juga banyak jualan sore ke malam. Ini akan berpengaruh," kata Ferry di sela sela vaksinasi massal Kadin Jabar bagi pelaku UMKM di pelataran Kantor Kadin Jabar, kawasan Surapati Core, Kota Bandung.

Baca juga: Pandemi Makin Parah, Pergunu Ajak Indonesia Lakukan Resolusi Jihad Kesehatan

Sementara, penjualan online via aplikasi pemesanan online belum begitu memberi pemasukan signifikan bagi UMKM. Begitupun UMKM yang bergerak untuk suplai ke beberapa kota di luar Jabar, juga akan terdampak. Diperkirakan, mereka akan mengalami penurunan omset.

"Pengaruh akan snagat dirasakan oleh para pelaku usaha kecil dan menengah. Makanya kami berharap, pemerintah segera mengucurkan kembali bantuan kepada pelaku usaha kecil. Kan ada dana untuk pemulihan ekonomi daerah," katanya.

Menurut Sandy, sebenarnya program bantuan kepada UMKM sebelumnya sudah ada. Namun dinilai belum rata. Program tersebut juga mestinya bisa lebih tepat sasaran. Diperkirakan, banyak pelaku UMKM yang menjadi penyangga ekonomi justru tak tersentuh bantuan.

"Intinya kami mendukung PPKM ini, makanya kami menggelar vaksinasi massal. Jadi bagaimana kita sehat dulu, semoga ekonomi nantinya bisa segera pulih," katanya.

Baca juga: Hujan Tangis di Tasikmalaya, Adik dan Kakak Meninggal Saat Isolasi Akibat COVID-19

Sementara itu, program vaksinasi Kadin Jawa Barat menyasar 400 pelaku usaha kecil dan menengah. Menurut Ferry Sandiana, kegiatan vaksinasi yang dilakukan ini sebagai bentuk kepedulian kadin kepada pelaku UMKM yang belum mengikuti vaksinasi.

"Saat ini kami menyasar 400 pelaku UMKM dari Bandung raya. Kemudian mereka akan lakukan vaksinasi kedua dua minggu ke depan karena kami dapatkan kuota vaksin dari pemerintah sebanyak 800 vial," katanya.

Kendati pelaksanaan vaksinasi yang diinisiasi Kadin Jabar hari ini menjadi yang pertama kali, dia berharap vaksinasi bisa dilakukan di 27 kadin kota/kabupaten di Jawa Barat dengan meminta kuota tambahan ke pemerintah.

"Kami ingin pelaku usaha bisa sehat dulu. Sebab, ketika tubuh sehat maka mereka melakukan usahanya pun akan enak dan nyaman," ungu Ferry.
(msd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1108 seconds (10.177#12.26)