Beratnya Karantina Mandiri Tanpa Bantuan Kebutuhan Sehari-hari
Selasa, 21 April 2020 - 01:11 WIB
loading...
A
A
A
Neng dipulangkan dari rumah sakit tempatnya dirawat pada 11 April lalu karena sudah dianggap sehat. Namun, Neng mengaku baru menerima hasil tes swab dari puskesmas pada 16 April.
Hasil tes swab pertama itu cukup menggembirakan karena negatif. Namun dia masih harus menjalani isolasi mandiri sembari menunggu hasil tes swab kedua pekan ini.
Bagi Neng, menjalani isolasi bukanlah perkara mudah, apalagi ia biasa berkegiatan sosial. Kini, dia mesti mengasingkan diri dan sama sekali dilarang melakukan kontak dengan masyarakat.
”Belum ada kepastian sampai kapan isolasi. Cuma dianjurkan untuk isolasi yang benar, dan akan dilakukan swab tes kedua,” ujarnya.
Hingga saat ini, Neng masih dihantui rasa tidak percaya atas nasib yang menimpanya. Neng yang tidak pernah bepergian ke luar kota ternyata bisa terpapar corona. Tiap hari dia hanya pulang pergi dari rumah ke kantor dan sebaliknya. Tapi pada 27 Maret dinyatakan positif saat mengikuti rapid test corona.
Hasil tes swab pertama itu cukup menggembirakan karena negatif. Namun dia masih harus menjalani isolasi mandiri sembari menunggu hasil tes swab kedua pekan ini.
Bagi Neng, menjalani isolasi bukanlah perkara mudah, apalagi ia biasa berkegiatan sosial. Kini, dia mesti mengasingkan diri dan sama sekali dilarang melakukan kontak dengan masyarakat.
”Belum ada kepastian sampai kapan isolasi. Cuma dianjurkan untuk isolasi yang benar, dan akan dilakukan swab tes kedua,” ujarnya.
Hingga saat ini, Neng masih dihantui rasa tidak percaya atas nasib yang menimpanya. Neng yang tidak pernah bepergian ke luar kota ternyata bisa terpapar corona. Tiap hari dia hanya pulang pergi dari rumah ke kantor dan sebaliknya. Tapi pada 27 Maret dinyatakan positif saat mengikuti rapid test corona.
Lihat Juga :