Pemkot Makassar Siapkan Skema Baru Teknologi PLTSa

Sabtu, 03 Juli 2021 - 10:28 WIB
loading...
Pemkot Makassar Siapkan...
Pemkot Makassar akan menyiapkan skema baru untuk teknologi yang digunakan PLTSa Antang. Foto: Sindonews/dok
A A A
MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar telah diberikan tenggat waktu hingga Minggu (4/7/2021) untuk menentukan jenis teknologi yang akan diadopsi Pemkot Makassar untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) oleh Menteri Koordinator (Menko) ) Bidang Kamaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Diketahui berdasarkan rapat virtual 25 Juni lalu, pemerintah kota diminta untuk mengambil opsi lain lantatan prospek penyelesaian PLTSa dianggap lamban.

Skema yang sempat ditawarkan adalah Refuse-derived fuel (RDF). Dimana output dari teknologi tersebut nantinya akan menghasilkan bahan bakar nonlistrik.

Baca Juga: Pemerintah Pusat dan Daerah Perlu Ikut Menanggung Harga Listrik PLTSa

Sekretaris Tim Percepatan PLTSa Saharuddin Ridwan mengaku belum mendapatkan tindak lanjut terkait hal ini, dia mengatakan masih menunggu keputusan yang akan diambil Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

"Belum ada (keputusan). Kita diberi waktu 10 hari untuk menentukan teknologi PLTSa atau RDF," ujar Saharuddin saat dihubungi.

Dia mengatakan, teknologi RDF menjadi opsi lanjutan lantaran pembuatannya dinilai tak serumit PLTSa . Kendati demikian ada persoalan dimana teknologi tersebut hanya mampu mengolah sampah 300 ton sehari, sementara jumlah tonase yang masuk dilaporkan mencapai 1139 ton per hari.

"Jadi kemungkinan solusinya dibuat tiga, di tempat lain untuk bisa cover keseluruhan tonase yang masuk ke TPA, dan pasti jadi tugas pemerintah lagi untuk sediakan," lanjut Saharuddin.

Selain itu teknologi RDF dianggap sulit menetralisir sampah lama lantaran sebagian besar bahan bakarnya terbatas.

Komponenya hanya bahan yang mudah terbakar, seperti plastik yang tidak dapat didaur ulang (tidak termasuk PVC ), kertas karton, label, dan bahan bergelombang lainnya.

Baca Juga: Pembangunan Proyek Strategis Nasional PLTSa Mendesak

Sementara itu Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto saat ditemui secara pribadi mengaku telah memiliki pilihan teknologi yang akan digunakan. Skema yang diharapkan kata dia tetap mampu mengelolah sampah lama dengan melakukan penambangan di TPA Tamangapa.

"Jadi kita itu lebih ke remining TPA, bukan sampah baru. Karena sampah baru 30% dikelola oleh bank sampah. Sehingga kalau sampah baru itu rendah (dihasilkan), maka saya akan menambang TPA kita menjadi West to Energi," ujarnya.

Dia mengatakan dari hasil penelitan, sampah baru Makassar 66% tercatat merupakan sampah organik basah. Bank Sampah dipastikan akan mengambil peran besar untuk mengelolah sampah daur ulangnya karena prospeknya cukup membantu ekonomi masyarakat.

"Makanya sampah makanan sendiri, sampah plastik sendiri diambil oleh bank sampah, dan kemudian sampah di TPA itu yang ditambang oleh PLTSa," ujarnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
Awas! Kebakaran di Makassar...
Awas! Kebakaran di Makassar Meningkat hingga 359 Kali
Kerja Sama RI-Jepang...
Kerja Sama RI-Jepang Buka Jalan Transisi Hijau, Ekonom: Momentum Perkuat Ketahanan Energi
Sulap Sampah Jadi Listrik,...
Sulap Sampah Jadi Listrik, 240 Calon Investor Bakal Ikut Tender Proyek Waste to Energy Pekan Depan
Danantara Siap Bangun...
Danantara Siap Bangun PLTSa di Sejumlah Kota, Ini Lokasinya
Rekomendasi
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved