Disdik Makassar Diminta Tambah Jumlah Rombel untuk Tampung Siswa

Sabtu, 03 Juli 2021 - 07:07 WIB
loading...
Disdik Makassar Diminta...
Disdik Makassar diminta untuk menambah jumlah rombongan belajar. Foto: Sindonews/dok
A A A
MAKASSAR - Forum Orang Tua Murid mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar untuk menambah jumlah rombongan belajar (rombel) pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2021. Penambahan itu menyusul banyaknya lulusan SD yang tidak tertampung di SMP.

Berdasarkan data, jumlah lulusan SD sebanyak 23.408 peserta didik sedangkan daya tampung SMPN hanya 13.806. Artinya, ada sekitar 9.602 lulusan SD yang tidak bisa tertampung di SMPN.

Baca Juga: Pemkot Upayakan Biaya Gratis di Sekolah Swasta Bagi yang Tak Terakomodir PPDB
Sedangkan di dalam juknis disebutkan bahwa daya tampung peserta didik tingkat SD untuk masing-masing romber sebanyak 28 orang, sementara SMP sebanyak 32 orang di setiap rombel .

"Jadi, banyak orang tua yang mendesak agar rombel ditambah, karena masih banyak yang tidak terjaring. Misalnya, lulusan SD mau ke SMP itu ada sekitar 24 ribu, itu hampir seperdua dari daya tampung di SMP," keluh Ketua Forum Orang Tua Murid, Herman Hafid, Jumat, (02/07/2021).

Tidak hanya itu, dia juga menyoroti pelaksanaan PPDB jalur zonasi. Apalagi ada temuan NIK dan data di Kartu Keluarga (KK) tidak sinkron. Padahal, menurutnya, hal teknis seperti ini tidak seharusnya terjadi.

Termasuk soal titik koordinat yang juga menjadi keluhan tiap tahun. "Ada juga yang mengadu pembuatan KK-nya satu tahun lebih tapi NIK-nya salah. Tidak sinkron yang ada di Akta Kelahiran dan KK. Jadi calon peserta didik tidak bisa mendaftar," ujar dia.

Herman Hafid juga menilai juknis PPDB tahun ini belum matang. Banyak calon peserta didik yang tidak terjaring. Bukan cuma persoalan daya tampung, tapi syarat untuk lulus dinilai terlalu rumit.

"Itu terjadi di SD Mangkura, sekarang jalur zonasi tidak sampai satu kelas. Karena di juknis itu dibatasi sepuluh rumah dari tempat ia mendaftar. Padahal, di Kompleks SD Mangkura itu ada banyak hotel, kantor polisi, dan tidak ada perumahan penduduk. Kenapa justru ada pembatasan sepuluh rumah dari sekolah ," beber dia.

Baca Juga: Mengenal PPDB Berdasarkan Nilai Rapor dan Domisili
Ketua Dewan Pendidikan Sulsel , Adi Suryadi Culla mendesak Pemkot Makassar untuk segera mengevaluasi manajemen di Disdik Makasaar.

"Jadi, jalur zonasi itu segera dievaluasi dan dibenahi merujuk pada data objektif yang ada pada data kependudukan. Jadi, perlu ditimbang jangan sampai merugikan masyarakat," ujar Adi.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TNI Distribusikan 1.800...
TNI Distribusikan 1.800 Paket Alat Sekolah ke Anak-Anak Korban Banjir di Aceh
Demi Bisa Sekolah Siswi...
Demi Bisa Sekolah Siswi SD di Jember Harus Jalan Kaki 8 Km Menyusuri Bukit dan Sungai
Anak TK Diduga Dianiaya...
Anak TK Diduga Dianiaya Guru, Unit PPA Polres Bitung Datangi Sekolah
Tokoh Muda NTT Angkat...
Tokoh Muda NTT Angkat Bicara Terkait Usulan Gubernur Victor Laiskodat Tentang Jam Masuk Sekolah
Ribuan Siswa di Pelosok...
Ribuan Siswa di Pelosok Jabar Lanjutkan Pendidikan SMA Terbuka Berkat Aplikasi Sipinter
PT KAI Kalah di Pengadilan,...
PT KAI Kalah di Pengadilan, Ratusan Siswa SD hingga SMK di Bandung Terancam Tak Sekolah
Kemendikdasmen Tegaskan...
Kemendikdasmen Tegaskan Anak di Bawah Usia 7 Tahun Bisa Masuk SD
Ratusan Pelajar dan...
Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Antusias Ikuti Istana untuk Anak Sekolah
Seskab Teddy: Instruksi...
Seskab Teddy: Instruksi Presiden, Istana Kita Buka untuk Anak Sekolah
Rekomendasi
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Berita Terkini
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved