Aktivitasnya Meningkat, Merapi 13 Kali Semburkan Awan Panas
Rabu, 30 Juni 2021 - 23:01 WIB
loading...
A
A
A
Setelah itu awan panas guguran masih terus terjadi. BPPTKG kembali melaporkan awan panas guguran pada pukul 18.42 WIB yang tercatat di seismogram dengan amplitudo 50 mm dan durasi 144 detik.
Kali ini jarak luncur 1.500 meter ke arah tenggara. Berikutnya puncak Merapi kembali menyemburkan wedus gembel pada pukul 19.50 WIB yang tercatat di seismogram dengan amplitudo 50 mm dan durasi 86 detik. Jarak luncur 900 m ke arah tenggara.
"Namun kami jelaskan bahwa jarak luncur awan panas yang terjadi hari ini masih dalam jarak prakiraan potensi bahaya erupsi Gunung Merapi, yaitu 3 km dari puncak untuk Sungai Woro serta 5 km dari puncak untuk Sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih," tandas Hanik.
BPPTKG juga mengingatkan erupsi eksplosif masih berpeluang terjadi dengan ancaman bahaya berupa lontaran material dalam radius 3 km dari puncak Gunung Merapi. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, tidak panik, serta selalu mengikuti informasi dari sumber yang terpercaya.
Kali ini jarak luncur 1.500 meter ke arah tenggara. Berikutnya puncak Merapi kembali menyemburkan wedus gembel pada pukul 19.50 WIB yang tercatat di seismogram dengan amplitudo 50 mm dan durasi 86 detik. Jarak luncur 900 m ke arah tenggara.
"Namun kami jelaskan bahwa jarak luncur awan panas yang terjadi hari ini masih dalam jarak prakiraan potensi bahaya erupsi Gunung Merapi, yaitu 3 km dari puncak untuk Sungai Woro serta 5 km dari puncak untuk Sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih," tandas Hanik.
BPPTKG juga mengingatkan erupsi eksplosif masih berpeluang terjadi dengan ancaman bahaya berupa lontaran material dalam radius 3 km dari puncak Gunung Merapi. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, tidak panik, serta selalu mengikuti informasi dari sumber yang terpercaya.
(msd)
Lihat Juga :