Siapkan Lockdown Tingkat RT, Jabar Butuh Anggaran Tiap Hari Rp2,5 Miliar
Rabu, 30 Juni 2021 - 20:29 WIB
loading...
PPKM Mikro Darurat di Jabar atau lockdown rencananya akan diberlakukan di 731 Rukun Tetangga (RT) berstatus zona merah COVID-19. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyiapkan pelaksanaan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat yang rencananya dimulai pada 2-20 Juli 2021 mendatang.
Baca juga: Bangkrut, Pemilik Wedding Organizer Ini Tambal Utang dengan Menipu Rp1,4 Miliar
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengungkapkan, berdasarkan sebaran kasus COVID-19 di Jabar, PPKM Mikro Darurat atau yang lebih dikenal dengan istilah lockdown itu rencananya akan diberlakukan di 731 Rukun Tetangga (RT) berstatus zona merah COVID-19 yang tersebar di Jabar.
Baca juga: Horor! Saat Ngobrol Warga Blitar Tak Sengaja Melihat Tetangga Gantung Diri
"Rencananya akan ada sekitar 730-an RT di Jabar yang sedang dianalisis apakah efektif menahan penularan COVID-19," ungkap Ridwan Kamil dalam jumpa pers yang digelar secara virtual, Rabu (30/6/2021).
![Siapkan Lockdown Tingkat RT, Jabar Butuh Anggaran Tiap Hari Rp2,5 Miliar]()
Menurut Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu, berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan pihaknya, kebutuhan anggaran logistik untuk pelaksanaan lockdown tingkat RT tersebut mencapai Rp3,5 juta per hari.
Baca juga: Bangkrut, Pemilik Wedding Organizer Ini Tambal Utang dengan Menipu Rp1,4 Miliar
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengungkapkan, berdasarkan sebaran kasus COVID-19 di Jabar, PPKM Mikro Darurat atau yang lebih dikenal dengan istilah lockdown itu rencananya akan diberlakukan di 731 Rukun Tetangga (RT) berstatus zona merah COVID-19 yang tersebar di Jabar.
Baca juga: Horor! Saat Ngobrol Warga Blitar Tak Sengaja Melihat Tetangga Gantung Diri
"Rencananya akan ada sekitar 730-an RT di Jabar yang sedang dianalisis apakah efektif menahan penularan COVID-19," ungkap Ridwan Kamil dalam jumpa pers yang digelar secara virtual, Rabu (30/6/2021).

Menurut Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu, berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan pihaknya, kebutuhan anggaran logistik untuk pelaksanaan lockdown tingkat RT tersebut mencapai Rp3,5 juta per hari.
Lihat Juga :