Pandemi Belum Juga Berhenti, Anak-anak Muda di Jember Makin Semangat Berbagi
Rabu, 30 Juni 2021 - 18:15 WIB
loading...
A
A
A
Saat pembagian pada Jumat pekan lalu banyak testimoni datang dari tukang becak. Anton bilang banyak tukang becak yang minta dua hingga tiga bungkus untuk diberikan kepada istri dan anak mereka di rumah.
"Karena saat pandemi ini mereka jarang narik (dapat penumpang), ya musim Corona tidak banyak aktivitas di luar, seperti di pasar maupun tempat-tempat keramaian. Karena itu nasi bungkus bisa mengurangi pengeluaran mereka hari itu," imbuhnya.
Baca juga: Kolaborasi Dua Komunitas Anak Muda di Madiun Sumbang Darah Buat PMI
Pembagian nasi bungkus yang dilangsungkan pada Jumat lalu ini menyasar tiga kecamatan sekaligus, yakni Kecamatan Kencong, Kecamatan Jombang, dan daerah Yosowilangun yang berdekatan dengan kabupaten Lumajang.
Nasi bungkus ini berasal dari komunitas KAK yang saat ini jumlahnya mencapai 40 member di seluruh wilayah Jember. Mereka setiap Jumat Legi menyumbang nasi bungkus, dari semua anggota ini lalu terkumpul 200 hingga 300 bungkus lalu dibagikan kepada tukang becak dan dhuafa.
"Karena saat pandemi ini mereka jarang narik (dapat penumpang), ya musim Corona tidak banyak aktivitas di luar, seperti di pasar maupun tempat-tempat keramaian. Karena itu nasi bungkus bisa mengurangi pengeluaran mereka hari itu," imbuhnya.
Baca juga: Kolaborasi Dua Komunitas Anak Muda di Madiun Sumbang Darah Buat PMI
Pembagian nasi bungkus yang dilangsungkan pada Jumat lalu ini menyasar tiga kecamatan sekaligus, yakni Kecamatan Kencong, Kecamatan Jombang, dan daerah Yosowilangun yang berdekatan dengan kabupaten Lumajang.
Nasi bungkus ini berasal dari komunitas KAK yang saat ini jumlahnya mencapai 40 member di seluruh wilayah Jember. Mereka setiap Jumat Legi menyumbang nasi bungkus, dari semua anggota ini lalu terkumpul 200 hingga 300 bungkus lalu dibagikan kepada tukang becak dan dhuafa.
Lihat Juga :