Semester I 2021, Produksi Beras di Jawa Timur Capai 4,66 Juta Ton
Selasa, 29 Juni 2021 - 12:56 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Prostitusi Online di Balikpapan Dibongkar, Tarifnya Rp1,5 Juta Sekali Kencani Wanita Seksi
Diketahui, lantaran surplus, saat ini Jatim (Kabupaten Ngawi) memasok beras ke DKI Jakarta melalui PT. Food Station Tjipinang Jaya. Selain memasok kebutuhan beras, Ngawi bersama PT. Food Station Tjipinang Jaya juga melakukan beragam pendampingan kepada petani dan off taker produk pertanian.
“Jadi, beras dan padi yang diproduksi seluruh Gapoktan bisa bertemu market (pasar) yang luas. Ini menjadi bagian yang sangat penting sehingga petani makin berkepastian saat panen tiba,” ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menunjukkan, sepanjang Januari hingga Desember 2020, produksi beras di Jatim mencapai 5,71 juta ton. Produksi beras tertinggi terjadi pada April yang sebesar 1,29 juta ton. Sementara itu, produksi beras terendah terjadi pada bulan Desember, yaitu sebesar 0,15 juta ton.
Sedangkan produksi beras pada Januari 2021 sebesar 0,17 juta ton beras, dan potensi produksi beras sepanjang Februari hingga April 2021 sebesar 2,69 juta ton beras. Sehingga, potensi produksi beras pada subround Januari-April 2021 diperkirakan mencapai 2,86 juta ton beras. Jumlah itu naik 0,45 juta ton atau 18,64% dibanding produksi beras pada subround yang sama pada 2020 yang sebesar 2,41 juta ton.
Diketahui, lantaran surplus, saat ini Jatim (Kabupaten Ngawi) memasok beras ke DKI Jakarta melalui PT. Food Station Tjipinang Jaya. Selain memasok kebutuhan beras, Ngawi bersama PT. Food Station Tjipinang Jaya juga melakukan beragam pendampingan kepada petani dan off taker produk pertanian.
“Jadi, beras dan padi yang diproduksi seluruh Gapoktan bisa bertemu market (pasar) yang luas. Ini menjadi bagian yang sangat penting sehingga petani makin berkepastian saat panen tiba,” ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menunjukkan, sepanjang Januari hingga Desember 2020, produksi beras di Jatim mencapai 5,71 juta ton. Produksi beras tertinggi terjadi pada April yang sebesar 1,29 juta ton. Sementara itu, produksi beras terendah terjadi pada bulan Desember, yaitu sebesar 0,15 juta ton.
Sedangkan produksi beras pada Januari 2021 sebesar 0,17 juta ton beras, dan potensi produksi beras sepanjang Februari hingga April 2021 sebesar 2,69 juta ton beras. Sehingga, potensi produksi beras pada subround Januari-April 2021 diperkirakan mencapai 2,86 juta ton beras. Jumlah itu naik 0,45 juta ton atau 18,64% dibanding produksi beras pada subround yang sama pada 2020 yang sebesar 2,41 juta ton.
(msd)
Lihat Juga :