BMKG Ingatkan Awan Cumulonimbus Berbahaya Bagi Masyarakat dan Penerbangan

Selasa, 29 Juni 2021 - 05:11 WIB
loading...
BMKG Ingatkan Awan Cumulonimbus...
Masyarakat Kota Manado ramai membicarakan fenomena alam penampakan awan besar berwarna hitam pekat yang muncul di langit kota Manado, Senin (28/6/2021) sore. SINDOnews/Subhan
A A A
MANADO - Masyarakat Kota Manado ramai membicarakan fenomena alam penampakan awan besar berwarna hitam pekat yang muncul di langit kota Manado, Senin (28/6/2021) sore.

Koordinator Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Ben Arther Molle mengatakan fenomena yang terjadi merupakan fenomena awan cumulonimbus disertai kilat/petir bukan fenomena-fenomena lain seperti beredar informasi hoax yaitu adanya gunung meletus

"Awan cumulunimbus yang telah berada pada fase matang/mature akan memiliki dasar awan dan tinggi awan yang jelas seperti yang terjadi tersebut. Luasan awan Cumulonimbus (CB) bisa mencapai 1-10 KM dan tingginya bisa mencapai lebih dari 10 KM," kata Ben Arther Molle

Pada fenomena yang terjadi tersebut terlihat ciri khas dari awan CB, yaitu memiliki puncak yang menyerupai jamur atau berbentuk seperti landasan pesawat (anvil dome). Dalam awan CB, terdapat ion positif dan negatif yang dapat dilepaskan sebagai kilat/petir yang terjadi dan pada fenomena tersebut kilat/petir yang terjadi merupakan jenis kilat/petir intracloud atau terjadi di dalam awan yang sama. Baca: Ngeri! Penampakan Awan Hitam Besar Menyala Gegerkan Kota Manado.

"Jenis awan ini sangat berbahaya bagi aktivitas masyarakat dan penerbangan karena selain petir, terdapat turbulensi (golakan udara) kuat, microburst, hingga hail (hujan es)," tutur Ben

Ben juga menghimbau agar masyarakat tidak panik dan termakan hoax. Yang harus dilakukan adalah lebih berhati-hati, tanggap cuaca dan dapat mengupdate informasi dari BMKG. Baca Juga: Suhaimi, Napi Kabur dari Lapas Akhirnya Ditangkap saat Jalan-jalan ke Pasar.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
Momen Prabowo Joget...
Momen Prabowo Joget ‘Tabola Bale’ Bareng Warga di Miangas
Bantah Isu Kemarau 2026...
Bantah Isu Kemarau 2026 Terparah Sepanjang 30 Tahun, Ini Penjelasan BMKG
Rekomendasi
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Berita Terkini
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved