Nyalakan Tanda Bahaya di Muratara, Bupati Terkaya di Sumsel Positif COVID-19
Senin, 28 Juni 2021 - 14:16 WIB
loading...
Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), Devi Suhartoni positif COVID-19. Foto/Ist.
A
A
A
MUSI RAWAS - Penularan COVID-19 di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), wajib diwaspadai. Terbaru, Bupati Muratara, Devi Suhartoni positif terpapar COVID-19 . Saat ini, orang nomor satu di Muratara itu sedang menjalani isolasi mandiri di rumah dinasnya di Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit.
Baca juga: COVID-19 di Jatim Sasar Anak-anak, 14.173 Positif dan 75 Meninggal Dunia
Meski terkonfirmasi positif COVID-19 , kondisi Bupati terkaya di Provinsi Sumatera Selatan diketahui dalam keadaan baik dan tidak sedang sakit. Termasuk juga, aktivitas kerja tetap dijalaninya seperti biasa, meskipun dilakukannya dari rumah secara daring atau work from home (WFH).
Pantauan di lapangan, Kantor Bupati Muratara kini disterilisasi dan diperketat . Tampak petugas Satpol PP berjaga di pintu gerbang masuk kantor bupati. Sedangkan pintu gerbang keluar ditutup untuk memudahkan penjagaan. "Kita buka satu jalur saja, penjagaan satu pintu," ujar Kepala Seksi Pembinaan, Pengawasan dan Penyuluhan Satpol PP Muratara, Beri Septrakarno, Senin (28/6/2021).
Baca juga: Maros Gempar, Pasangan Sejoli Asyik Mesum di Masjid Lalu Curi Kotak Amal
Beri mengatakan, penjagaan di pintu gerbang kantor bupati diperketat atas perintah langsung Bupati Muratara Devi Suhartoni. Target utama dari pihaknya yakni orang-orang yang tidak memakai maske r dan yang tidak ada berkepentingan mendesak dilarang masuk kantor bupati.
Baca juga: COVID-19 di Jatim Sasar Anak-anak, 14.173 Positif dan 75 Meninggal Dunia
Meski terkonfirmasi positif COVID-19 , kondisi Bupati terkaya di Provinsi Sumatera Selatan diketahui dalam keadaan baik dan tidak sedang sakit. Termasuk juga, aktivitas kerja tetap dijalaninya seperti biasa, meskipun dilakukannya dari rumah secara daring atau work from home (WFH).
Pantauan di lapangan, Kantor Bupati Muratara kini disterilisasi dan diperketat . Tampak petugas Satpol PP berjaga di pintu gerbang masuk kantor bupati. Sedangkan pintu gerbang keluar ditutup untuk memudahkan penjagaan. "Kita buka satu jalur saja, penjagaan satu pintu," ujar Kepala Seksi Pembinaan, Pengawasan dan Penyuluhan Satpol PP Muratara, Beri Septrakarno, Senin (28/6/2021).
Baca juga: Maros Gempar, Pasangan Sejoli Asyik Mesum di Masjid Lalu Curi Kotak Amal
Beri mengatakan, penjagaan di pintu gerbang kantor bupati diperketat atas perintah langsung Bupati Muratara Devi Suhartoni. Target utama dari pihaknya yakni orang-orang yang tidak memakai maske r dan yang tidak ada berkepentingan mendesak dilarang masuk kantor bupati.
Lihat Juga :