Gempa M5,3 Guncang Gunungkidul, BMKG: Tak Ada Hubungan dengan Aktivitas Vulkanik Merapi
Senin, 28 Juni 2021 - 08:43 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Daryono mengatakan BMKG menduga bahwa gempa di Yogyakarta pagi ini adalah gempa instalab atau yang bersumber dari lempeng Indo-Australia, dan mirip gempa yang mengguncang Malang pada 10 April dan 21 Mei 2021 lalu.
“Dugaan kami bahwa gempa Mag 5,1 Selatan Yogyakarta adalah "gempa intraslab" atau gempa yang bersumber dalam lempeng (Indo-Australia) tampaknya terbukti dengan sayatan melintang seismisitas P. Jawa dlm arah utara selatan. Gempa ini mirip Gempa Malang 10 April & 21 Mei 2021,” kata Daryono.
Baca juga: Cobaan Berat Dijalani Wali Kota Bandung, Istri dan Anak Tercinta Positif COVID-19
Gempa Yogyakarta M 5,3 pagi ini juga dirasakan di Bantul, Gunungkidul dalam skala intensitas III-IV MMI, Purworejo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Nganjuk III MMI, Sleman, Yogyakarta II-III MMI, Klaten, Cilacap, Kebumen, Banjarnegara, Malang, dan Solo II MMI.
“Dugaan kami bahwa gempa Mag 5,1 Selatan Yogyakarta adalah "gempa intraslab" atau gempa yang bersumber dalam lempeng (Indo-Australia) tampaknya terbukti dengan sayatan melintang seismisitas P. Jawa dlm arah utara selatan. Gempa ini mirip Gempa Malang 10 April & 21 Mei 2021,” kata Daryono.
Baca juga: Cobaan Berat Dijalani Wali Kota Bandung, Istri dan Anak Tercinta Positif COVID-19
Gempa Yogyakarta M 5,3 pagi ini juga dirasakan di Bantul, Gunungkidul dalam skala intensitas III-IV MMI, Purworejo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Nganjuk III MMI, Sleman, Yogyakarta II-III MMI, Klaten, Cilacap, Kebumen, Banjarnegara, Malang, dan Solo II MMI.
(msd)
Lihat Juga :