Proyek Jalan-Pedestrian di Kawasan Bira Dukung Potensi Wisata
Senin, 28 Juni 2021 - 06:44 WIB
loading...
A
A
A
Umar mengemukakan, dengan kemudahan akses lewat rehabilitasi jalan tersebut, kunjungan wisatawan diakui juga semakin meningkat. Apalagi kini ada objek wisata alternatif baru, yakni dibangunnya jalur pedestrian Bira Timur Kawasan Titik Nol Sulawesi atau Stop Area Mini Bira.
“Pengunjung di sini makin tahun makin berkembang,” tegasnya. Kata dia, wisatawan kini pun punya alternatif kunjungan objek wisata lain selain Pantai Bira, yang lebih dulu terkenal. Apalagi pembangunan pedestriannya strategis, di pinggir tebing pesisir Desa Bira. Pengunjung bisa istirahat sambil disajikan pemandangan laut.
Baca Juga: Kawasan Wisata Bira Dibuka Kembali dengan Penerapan Protokol Kesehatan Ketat
“Pengunjung-pengunjung dari luar kabupaten/provinsi atau luar daerah, kan rata-rata datang ke sini karena pantainya. Setelah sampai di sini kita beri informasi, mereka kan mau juga ke (destinas wisata) Apparalang, sekarang ada Titik Nol, kurang lebih sama Apparalang. Daripada jauh-jauh di sana, lebih baik ke Titik Nol. Jadi kita arahkan kesana. Kan sudah jadi objek wisata baru,” urai Umar.
Diketahui, proyek infrastruktur tersebut dibangun berkat Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel. Pada tahun 2019, bantuan anggaran sekitar Rp20,8 miliar dipakai untuk proyek pembangunan jalan, pedestrian dan penerangan jalan kawasan wisata Bira.
![Proyek Jalan-Pedestrian di Kawasan Bira Dukung Potensi Wisata]()
Selanjutnya, Pemprov Sulsel kembali mengucurkan anggaran bantuan keuangan sekira Rp7,1 miliar untuk rehabilitasi jalan parkiran 1 dan pembangunan jalan parkiran 2 kawasan wisata Bira pada tahun 2020.
Rehabilitasi jalan dan pembangunan jalur pedestrian sepanjang 1,1 kilometer tidak hanya meningkatkan potensi objek wisata tebing Bira Timur Kawasan Titik Nol Sulawesi tersebut. Namun juga mendorong taraf perekonomian masyarakat.
“Pengunjung di sini makin tahun makin berkembang,” tegasnya. Kata dia, wisatawan kini pun punya alternatif kunjungan objek wisata lain selain Pantai Bira, yang lebih dulu terkenal. Apalagi pembangunan pedestriannya strategis, di pinggir tebing pesisir Desa Bira. Pengunjung bisa istirahat sambil disajikan pemandangan laut.
Baca Juga: Kawasan Wisata Bira Dibuka Kembali dengan Penerapan Protokol Kesehatan Ketat
“Pengunjung-pengunjung dari luar kabupaten/provinsi atau luar daerah, kan rata-rata datang ke sini karena pantainya. Setelah sampai di sini kita beri informasi, mereka kan mau juga ke (destinas wisata) Apparalang, sekarang ada Titik Nol, kurang lebih sama Apparalang. Daripada jauh-jauh di sana, lebih baik ke Titik Nol. Jadi kita arahkan kesana. Kan sudah jadi objek wisata baru,” urai Umar.
Diketahui, proyek infrastruktur tersebut dibangun berkat Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel. Pada tahun 2019, bantuan anggaran sekitar Rp20,8 miliar dipakai untuk proyek pembangunan jalan, pedestrian dan penerangan jalan kawasan wisata Bira.

Selanjutnya, Pemprov Sulsel kembali mengucurkan anggaran bantuan keuangan sekira Rp7,1 miliar untuk rehabilitasi jalan parkiran 1 dan pembangunan jalan parkiran 2 kawasan wisata Bira pada tahun 2020.
Rehabilitasi jalan dan pembangunan jalur pedestrian sepanjang 1,1 kilometer tidak hanya meningkatkan potensi objek wisata tebing Bira Timur Kawasan Titik Nol Sulawesi tersebut. Namun juga mendorong taraf perekonomian masyarakat.
Lihat Juga :