Pimpinannya Mengaku Rasul, Markas Diduga Aliran Sesat Digeruduk Warga Bandung
Kamis, 24 Juni 2021 - 14:48 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan hasil pertemuan, Edi mengungkapkan bahwa meski belum mengeluarkan fatwa resmi, pihak MUI menyatakan dugaan tempat tersebut menjadi markas penyebaran aliran sesat benar adanya.
"Iya, sudah (ucapan sesat), tapi fatwanya belum. Jadi secara kemarin hasil pertemuan kita mah sesat," ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (24/6/2021).
Menurut Edi, MUI menyatakan hal itu menyusul pengakuan pimpinan Pusdiklat Da'i itu mengaku-ngaku sebagai rasul.
Selain itu, meski tidak menjelaskan secara rinci, Edi mengungkapkan bahwa ada perbedaan dalam pelaksanaan tata cara ibadah yang dilakukan di tempat tersebut.
"Kemarin kita sudah berkumpul juga dengan MUI kecamatan, ya pada prinsipnya mah boleh dikatakan menyimpang katanya. Salah satu indikatornya dia mengaku rasul, pimpinan yayasannya itu," imbuh Edi.
"Iya, sudah (ucapan sesat), tapi fatwanya belum. Jadi secara kemarin hasil pertemuan kita mah sesat," ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (24/6/2021).
Menurut Edi, MUI menyatakan hal itu menyusul pengakuan pimpinan Pusdiklat Da'i itu mengaku-ngaku sebagai rasul.
Selain itu, meski tidak menjelaskan secara rinci, Edi mengungkapkan bahwa ada perbedaan dalam pelaksanaan tata cara ibadah yang dilakukan di tempat tersebut.
"Kemarin kita sudah berkumpul juga dengan MUI kecamatan, ya pada prinsipnya mah boleh dikatakan menyimpang katanya. Salah satu indikatornya dia mengaku rasul, pimpinan yayasannya itu," imbuh Edi.
Lihat Juga :