Polemik Revisi PP 109/2012, APTI Temanggung Ingatkan Dampak Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 23 Juni 2021 - 11:35 WIB
loading...
Polemik Revisi PP 109/2012,...
Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Temanggung menolak revisi PP 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan
A A A
TEMANGGUNG - Asosiasi PetaniTembakauIndonesia ( APTI ) Temanggung menolak revisi PP 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan. Revisi tersebut dinilai hanya akan semakin memperpuruk kondisi ekonomi Indonesia yang tengah berusaha melakukan pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Hasil Musyawarah Cabang APTI Temanggung, ketua terpilih Wirawan Wiro Susilo berpendapat, revisi PP 109 /2012 jangan terlalu dipaksakan. Pasalnya, akan menghambat pemulihan ekonomi khususnya sentra pertembakauan nasional.

"Berkaca dari tahun lalu, wabah pandemi COVID-19, pemerintah justru bikin kebijakan kenaikan cukai yang berdampak petani tembakau ambyar," tegas Wirawan dalam keterangannya, Rabu (23/06/2021).

Baca juga: Klaster Hajatan Muncul di Gunungkidul, 16 Pedagang di Pantai Drini Positif COVID-19

Wirawan mengungkapkan, saat ini tumpuan hidup masyarakat di kabupaten Temanggung hanya mengandalkan saat masa panen tembakau. Sementara, pada dua tahun ini hasil pertanian seperti bawang merah, bawang putih, cabai, kubis sebagai tanaman tumpang gilirnya harganya sangat rendah.

"Bahkan harganya sangat melantai. Harapan kami hanya bergantung masa panen tembakau saat ini. Pasalnya, tembakau satu-satunya tanaman primadona yang bisa menggerakkan banyak sektor ekonomi kerakyatan," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
Nanik S Deyang Ancam...
Nanik S Deyang Ancam Tutup SPPG Jika Tak Beli Telur Langsung dari Peternak
Tragedi Glamping Maut...
Tragedi Glamping Maut Sekeluarga Tewas di Temanggung, Salah Satu Korban Fotografer Keraton Yogyakarta
Tritura Petani Tembakau...
Tritura Petani Tembakau Madura: Negara Harus Mendapatkan Manfaat
Pembatasan Nikotin dan...
Pembatasan Nikotin dan Tar Ancam Nasib Petani Tembakau serta Cengkih Temanggung
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
Wali Kota Agustina Inisiasi...
Wali Kota Agustina Inisiasi Program Waras Ekonomi, UMKM Semarang Kini Terhubung dalam Satu Platform
Perkuat Rantai Ekonomi...
Perkuat Rantai Ekonomi Kerakyatan, Holding BUMN Danareksa Salurkan Kurban untuk 3.800 Keluarga
Rekomendasi
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Jelang Lawan Senegal,...
Jelang Lawan Senegal, Kante Ultimatum Mbappe Cs
Berita Terkini
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved