Gawat! BOR Ruang Isolasi Rumah Sakit di Jateng Nyaris Penuh
Selasa, 22 Juni 2021 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
"Kasus COVID-19 naik tajam. Saat Lebaran lalu, 13 Mei 2021 tercatat hanya 6.500-an kasus aktif, sekarang 18.000 atau naik 300%," ujarnya.
Menurutnya, Kota Solo memang tidak termasuk dalam 13 daerah yang masuk zona merah atau tingkat persebaran tinggi di Jateng. Namun, BOR isolasi maupun ICU untuk pasien COVID-19 di Kota Solo semakin menipis.
"Ini dikarenakan Solo mendapat rujukan pasien COVID-19 dari beberapa daerah, termasuk dari Kudus. Sragen dan Wonogiri juga masuk Solo. Jadi penuh,” terangnya.
Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo sudah memerintahkan seluruh kepala daerah di Jateng untuk terus meningkatkan kapasitas tempat tidur, baik ICU maupun isolasi. Ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pasien COVID-19 yang membutuhkan perawatan.
“Penambahan tempat tidur sudah berjalan. Dalam rapat dengan Kemenkes tadi juga disebutkan bahwa penambahan tempat tidur isolasi di Jateng tertinggi mencapai 40% atau sekitar 3.000-an tempat tidur. Itu yang harus ditambahkan,” ujarnya.
Menurutnya, Kota Solo memang tidak termasuk dalam 13 daerah yang masuk zona merah atau tingkat persebaran tinggi di Jateng. Namun, BOR isolasi maupun ICU untuk pasien COVID-19 di Kota Solo semakin menipis.
"Ini dikarenakan Solo mendapat rujukan pasien COVID-19 dari beberapa daerah, termasuk dari Kudus. Sragen dan Wonogiri juga masuk Solo. Jadi penuh,” terangnya.
Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo sudah memerintahkan seluruh kepala daerah di Jateng untuk terus meningkatkan kapasitas tempat tidur, baik ICU maupun isolasi. Ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pasien COVID-19 yang membutuhkan perawatan.
“Penambahan tempat tidur sudah berjalan. Dalam rapat dengan Kemenkes tadi juga disebutkan bahwa penambahan tempat tidur isolasi di Jateng tertinggi mencapai 40% atau sekitar 3.000-an tempat tidur. Itu yang harus ditambahkan,” ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :