Selama Bandung Barat Zona Merah, Aktivitas Kunjungan dan Jam Operasional Pasar Dibatasi

Kamis, 17 Juni 2021 - 16:00 WIB
loading...
Selama Bandung Barat...
Selain penutupan objek wisata, Pemda KBB juga membatasi aktivitas kunjungan warga datang ke pasar, serta operasional pasar tradisional atau modern hanya sampai pukul 21.00 WIB. Foto/Dok.MPI
A A A
BANDUNG BARAT - Selama zona merah , warga di Kabupaten Bandung Barat (KBB) diminta agar tidak banyak melakukan kegiatan di luar rumah. Untuk menghindari kerumunan aktivitas kunjungan ke pasar dan jam operasional pasar atau minimarket juga dibatasi hingga pukul 21.00 WIB.

"Selain menutup semua obyek wisata, kami juga melakukan pembatasan pengunjung dan operasional di semua pasar untuk mencegah terjadinya kerumunan," kata Sekretaris Daerah (Sekda), KBB, Asep Sodikin, Kamis (17/6/2021).

Baca juga: Surat Edaran Plt Bupati Turun, Semua Objek Wisata di KBB Tutup Seminggu

Asep mengaku telah berkoordinasi dengan Disperindag dan akan menindak lanjutinya dengan implementasi di lapangan terkait pembatasan operasional di pasar. Untuk teknisnya sedang dirumuskan karena tujuannya adalah memastikan semua kegiatan masyarakat dibatasi.

Pihaknya akan lebih memperketat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di setiap desa. Sebab kemunculan kasus saat ini kebanyakan adalah dari klaster keluarga dan penyebaran lokal di lingkungan sekitar. Sehingga pengawasan di tingkat RW dan RT menjadi sangat penting.

Baca juga: Pemkab Majalengka Siapkan Tempat Pasien Jika Rumah Sakit Tidak Sanggup Tampung Pasien COVID-19

"Semua level di pemerintahan akan ikut terlibat untuk mencegah penyebaran COVID-19, tapi kita persempit lagi secara mikro pengawasannya di RT, RW, dan desa," ujarnya.

Hal tersebut juga berdasarkan hasil rapat dengan Plt Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan, pihak kecamatan, dan pihak desa dalam menyikapi status zona merah di wilayah KBB. Apalagi KBB sudah dua minggu di zona merah penyebaran COVID-19 dan keterisian rumah sakit (BOR) juga sudah di atas 90%.

"Yang utama adalah objek wisata ditutup, tapi elemen lain juga harus ada pembatasan, jangan sampai ada kerumunan. Kami minta masyarakat juga paham, di saat seperti ini jangan dulu berpergian ke luar daerah atau menggelar acara yang mengundang banyak orang," pungkasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari, Pramono: Mulai Agustus 2026 Wajib Dipilah
Pramono Dorong 153 Pasar...
Pramono Dorong 153 Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
83 Kantong Jenazah Dievakuasi...
83 Kantong Jenazah Dievakuasi dari Lokasi Longsor Bandung Barat, Pencarian Dilanjutkan
Tinjau Korban Longsor...
Tinjau Korban Longsor di Cisarua, Stafsus Menag: Bagian dari Traumatic Healing
Hari Kedelapan Operasi...
Hari Kedelapan Operasi SAR Longsor Bandung Barat, Total 70 Kantong Jenazah Dievakuasi
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Rekomendasi
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 Jakarta–Bandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
Ahmad Khozinudin: Kami...
Ahmad Khozinudin: Kami Nyatakan Perang Terbuka secara Hukum Melawan Joko Widodo
Berita Terkini
Tim Advokasi: Dedi Saputra...
Tim Advokasi: Dedi Saputra Cukup Dijatuhi Hukuman Pengawasan dan Kerja Sosial
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
Infografis
Ketentuan Seragam dan...
Ketentuan Seragam dan 4 Hal yang Dilarang Selama MPLS 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved