Warga Desa di Jepara Ini Bertumbangan Akibat COVID-19, Pemicunya Banyak Perusahaan Langgar Prokes
Selasa, 15 Juni 2021 - 14:41 WIB
loading...
A
A
A
Joko pun meminta Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, yang melakukan pantauan ke desanya, menegur perusahaan untuk memperketat protokol kesehatan. Sebab jika tidak, maka penularan COVID-19 bakal semakin parah. Baca juga: Hamil 7 Bulan, Ibu Muda Cantik Dibekuk Polisi Usai Mencuri dan Menganiaya Tukang Pijat
Menanggapi aduan itu, Ganjar langsung memerintahkan Bupati Jepara, Dian Kristiandi yang mendampingi saat sidak, untuk segera melakukan penertiban. Semua perusahaan wajib memperketat protokol kesehatan . "Siap Bapak, langsung kami tindak lanjuti," kata Dian.
Ganjar meminta Bupati Jepara, segera menerbitkan surat edaran itu. Pihaknya juga akan memerintahkan dinas terkait untuk mengeluarkan surat edaran serupa. "Bupati sudah merespons, maka kita minta dibuatkan surat edaran. Pemprov juga akan mengeluarkan kepada semua perusahaan di Jateng, agar disiplin menjaga protokol kesehatan ," ujarnya.
Baca juga: Tangis Pecah di Tasikmalaya, Wanita Lansia Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kamar
Surat edaran itu, lanjut Ganjar sebenarnya sudah diberikan tahun lalu. Tapi karena ada kejadian di Jepara ini, maka Ganjar akan kembali menekankan hal itu. "Sebab kalau tidak, nanti repot semua. Ini petingginya yang repot, mereka tidak mendapat informasi tentang karyawan yang ada dan tidak bisa mengontrol. Kalau tidak terkontrol seperti ini, maka akan membahayakan karena kita tidak tahu karyawan sebanyak itu membawa virus atau tidak," tegasnya.
Menanggapi aduan itu, Ganjar langsung memerintahkan Bupati Jepara, Dian Kristiandi yang mendampingi saat sidak, untuk segera melakukan penertiban. Semua perusahaan wajib memperketat protokol kesehatan . "Siap Bapak, langsung kami tindak lanjuti," kata Dian.
Ganjar meminta Bupati Jepara, segera menerbitkan surat edaran itu. Pihaknya juga akan memerintahkan dinas terkait untuk mengeluarkan surat edaran serupa. "Bupati sudah merespons, maka kita minta dibuatkan surat edaran. Pemprov juga akan mengeluarkan kepada semua perusahaan di Jateng, agar disiplin menjaga protokol kesehatan ," ujarnya.
Baca juga: Tangis Pecah di Tasikmalaya, Wanita Lansia Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kamar
Surat edaran itu, lanjut Ganjar sebenarnya sudah diberikan tahun lalu. Tapi karena ada kejadian di Jepara ini, maka Ganjar akan kembali menekankan hal itu. "Sebab kalau tidak, nanti repot semua. Ini petingginya yang repot, mereka tidak mendapat informasi tentang karyawan yang ada dan tidak bisa mengontrol. Kalau tidak terkontrol seperti ini, maka akan membahayakan karena kita tidak tahu karyawan sebanyak itu membawa virus atau tidak," tegasnya.
(eyt)
Lihat Juga :