Marak Bongkar Makam, RS di Bandung Diminta Teliti Beri Status Jenazah COVID-19
Senin, 14 Juni 2021 - 10:48 WIB
loading...
Rumah sakit di Bandung diminta lebih teliti menentukan status jenazah COVID-19 untuk meminimalisir pembongkaran makam lantaran ternyata negatif COVID-19. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung meminta rumah sakit lebih cermat dalam menentukan status jenazah COVID-19. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya jenazah dipindahkan atau dibongkar setelah proses pemakaman.
Baca juga: Pemkot Bandung Bongkar 153 Makam Jenazah Protokol COVID-19, Ada Apa?
Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung, Bambang Suhari memohon kerja sama dari rumah sakit (RS) lebih cermat mengidentifikasi jenazah yang terindikasi COVID-19. Hal ini untuk menghindari terjadinya pemindahan jenazah yang telah dimakamkan.
Baca juga: Sempat Mogok, Honor Pemikul Jenazah COVID-19 TPU Cikadut Dijanjikan Cair Hari Ini
Jika terindikasi dan mengarah pada terkonfirmasi positif, maka RS juga harus berkoordinasi sejak dini melalui UPT TPU Cikadut. Bambang meyakini, RS selalu menerapkan prosedur kesehatan yang sangat sistematis. Termasuk pemeriksaan dugaan adanya paparan COVID-19 sejak pasien hendak ditangani.
Baca juga: Pemkot Bandung Bongkar 153 Makam Jenazah Protokol COVID-19, Ada Apa?
Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung, Bambang Suhari memohon kerja sama dari rumah sakit (RS) lebih cermat mengidentifikasi jenazah yang terindikasi COVID-19. Hal ini untuk menghindari terjadinya pemindahan jenazah yang telah dimakamkan.
Baca juga: Sempat Mogok, Honor Pemikul Jenazah COVID-19 TPU Cikadut Dijanjikan Cair Hari Ini
Jika terindikasi dan mengarah pada terkonfirmasi positif, maka RS juga harus berkoordinasi sejak dini melalui UPT TPU Cikadut. Bambang meyakini, RS selalu menerapkan prosedur kesehatan yang sangat sistematis. Termasuk pemeriksaan dugaan adanya paparan COVID-19 sejak pasien hendak ditangani.
Lihat Juga :