Tinjau 2 RS di Bandung, Ridwan Kamil: Pasien COVID-19 Meningkat, tapi Masih Terkendali
Minggu, 13 Juni 2021 - 10:51 WIB
loading...
A
A
A
"Jatah bed untuk pasien COVID-19 di RSUP Dr. Hasan Sadikin masih 26 persen. Dan masih bisa ditingkatkan menjadi 40 persen kalau kira-kira ruang isolasi sekarang naik mendekati penuh, maka ada pergeseran sekitar hampir 200 bed akan dikonversi untuk perawatan pasien COVID-19," tuturnya.
Menurut Kang Emil, Pemerintah Provinsi Jabar sudah menyiapkan antisipasi manakala peningkatan kasus COVID-19 terus terjadi. Selain menambah kapasitas rumah sakit untuk pasien COVID-19, pusat-pusat isolasi nonrumah sakit bagi pasien tanpa gejala akan ditambah.
"Pemerintah sudah menyiapkan antisipasi. Pertama menaikkan rasio bed untuk COVID-19 menjadi lebih tinggi. Dari rata-rata 20-an persen, ke arah 30-40 persen. Kedua, isolasi-isolasi nonrumah sakit kita siapkan," katanya. Baca: Polres Bangka Barat Bakal Gelar Vaksinasi COVID-19 Gratis Bagi Masyarakat.
Selain itu, kata Kang Emil, untuk mengendalikan peningkatan kasus COVID-19, aturan pengetatan aktivitas masyarakat akan disiapkan. "Nanti sudah saya instruksikan diwakili Sekda Kota Bandung kebijakan WFH sedang dihitung, kebijakan nikahan sedang dihitung khususnya Bandung Raya," ucapnya.
"Termasuk pengetatan-pengetatan yang memang akan jadi pola. Jadi jangan kaget, kalau kasus naik, maka akan diperketat. Mudah-mudahan bisa turun seperti sebelum Lebaran,” imbuhnya. Baca Juga: Mobil Mantan Pejabat Sidimpuan Sumut Hangus Terbakar di Tapsel.
Menurut Kang Emil, Pemerintah Provinsi Jabar sudah menyiapkan antisipasi manakala peningkatan kasus COVID-19 terus terjadi. Selain menambah kapasitas rumah sakit untuk pasien COVID-19, pusat-pusat isolasi nonrumah sakit bagi pasien tanpa gejala akan ditambah.
"Pemerintah sudah menyiapkan antisipasi. Pertama menaikkan rasio bed untuk COVID-19 menjadi lebih tinggi. Dari rata-rata 20-an persen, ke arah 30-40 persen. Kedua, isolasi-isolasi nonrumah sakit kita siapkan," katanya. Baca: Polres Bangka Barat Bakal Gelar Vaksinasi COVID-19 Gratis Bagi Masyarakat.
Selain itu, kata Kang Emil, untuk mengendalikan peningkatan kasus COVID-19, aturan pengetatan aktivitas masyarakat akan disiapkan. "Nanti sudah saya instruksikan diwakili Sekda Kota Bandung kebijakan WFH sedang dihitung, kebijakan nikahan sedang dihitung khususnya Bandung Raya," ucapnya.
"Termasuk pengetatan-pengetatan yang memang akan jadi pola. Jadi jangan kaget, kalau kasus naik, maka akan diperketat. Mudah-mudahan bisa turun seperti sebelum Lebaran,” imbuhnya. Baca Juga: Mobil Mantan Pejabat Sidimpuan Sumut Hangus Terbakar di Tapsel.
(nag)
Lihat Juga :