Maaf-maafan Melalui Virtual, Tradisi Baru Hari Lebaran
Senin, 25 Mei 2020 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
Hal yang sama juga diakui Hari Ardiansyah, warga Kota Lubuklinggau. Tradisi bermaaf-maafan secara virtual menggunakan aplikasi video call WhatsApp dan metting zoom ini dilakukan sejak bulan Ramadhan, hingga lebaran. Hari mengakui, dirinya menghubungi orangtua dan saudara sekadar menanyakan kondisi dan keadaan selama masa pandemik corona ini.
“Tahun ini bersilaturahmi secara virtual. Tidak bisa pulang ke rumah orangtua yang berada di Provinsi Bangka Belitung untuk bermaaf-maafan secara langsung, melainkan lewat aplikasi saja. Soalnya ada larangan mudik,” ucap Hari yang juga seorang polisi yang berdinas di Polres Lubuklinggau.
Terlebih, kata dia, sebagai anggota Polri, dirinya tetap menjalankan tugas seperti biasa dan tidak ada libur. Apalagi, pemerintah sebelumnya telah memberikan imbauan, agar masyarakat tidak bersilaturahmi dengan tatap muka secara langsung.
“Tahun ini bersilaturahmi secara virtual. Tidak bisa pulang ke rumah orangtua yang berada di Provinsi Bangka Belitung untuk bermaaf-maafan secara langsung, melainkan lewat aplikasi saja. Soalnya ada larangan mudik,” ucap Hari yang juga seorang polisi yang berdinas di Polres Lubuklinggau.
Terlebih, kata dia, sebagai anggota Polri, dirinya tetap menjalankan tugas seperti biasa dan tidak ada libur. Apalagi, pemerintah sebelumnya telah memberikan imbauan, agar masyarakat tidak bersilaturahmi dengan tatap muka secara langsung.
(don)
Lihat Juga :