Darurat Corona, Puluhan Desa di Blitar Pilih Tutup Akses
Senin, 25 Mei 2020 - 09:51 WIB
loading...
A
A
A
Kades Rejowinangun, Bhagas Wigasto mengatakan, pemerintah desanya menjalankan amanat hasil musyawarah desa. Akses jalan hanya dibuka untuk kegiatan ekonomi warga dan petugas medis.
"Seluruh akses jalan desa kami tutup. Yang bisa diakses oleh warga hanya satu jalur saja, agar memudahkan pengawasan aktivitas orang keluar masuk desa. Akses keluar masuk hanya untuk kegiatan ekonomi dan petugas medis," tegasnya.
Sementara Bidang Desa Pohgajih, Ana Dia mengatakan, pembatasan akses warga keluar masuk desa dilakukan untuk memutus mata rantai penularan COVID-19. "Hingga saat ini belum ada warga desa yang terindikasi terpapar COVID-19. Makanya terus kami lindungi dengan pembatasan kegiatan di luar rumah," terangnya.
"Seluruh akses jalan desa kami tutup. Yang bisa diakses oleh warga hanya satu jalur saja, agar memudahkan pengawasan aktivitas orang keluar masuk desa. Akses keluar masuk hanya untuk kegiatan ekonomi dan petugas medis," tegasnya.
Sementara Bidang Desa Pohgajih, Ana Dia mengatakan, pembatasan akses warga keluar masuk desa dilakukan untuk memutus mata rantai penularan COVID-19. "Hingga saat ini belum ada warga desa yang terindikasi terpapar COVID-19. Makanya terus kami lindungi dengan pembatasan kegiatan di luar rumah," terangnya.
(eyt)
Lihat Juga :