Polres Sukabumi Kota Rangkul Geng Motor Lewat Rumah Kreatif Milenial
Senin, 07 Juni 2021 - 10:33 WIB
loading...
A
A
A
Sumarni menegaskan, untuk merangkul dan membina anak-anak geng motor tersebut, pihaknya berusaha mengakomodir mereka, menjadikan mereka keluarga, serta membina perilaku mereka yang kurang santun. Karena itu, Polres Sukabumi Kota melakukan pembinaan melalui Bimas Polres Sukabumi Kota yang bekerja sama dengan tokoh ulama di Sukabumi. Salah satunya adalah melibatkan KH M Fajar Laksana, tokoh ulama sekaligus Ketua II MUI Kota Sukabumi. Lewat sentuhan Kiai Fajar itulah anak-anak geng motor mendapat pendidikan agama dan pendidikan moral. Baca: Terus Menebar Kebaikan, UAS Dirikan Rumah Quran Gratis di Riau.
Menurut Sumarni, setelah melewati fase itu, anak-anak geng motor tersebut kemudian mendapatkan pelatihan kewirausahaan seperti pelatihan jumputan, batik ekoprint, membuat telor asin, membuat sablon kaos, barista kopi, dan membuat makan minum. Bahkan, ada pula yang mendalami seni budaya seperti tari. Secara keseluruhan anak-anak geng motor binaan Polres Sukabumi Kota itu terdiri dari tiga gelombang di mana gelombang pertama berjumlah 30 orang, gelombang kedua 30 orang, dan gelombang ketiga 40 orang.
Sementara itu, tokoh masyarakat Sukabumi Dadang Kuswandi menyambut baik upaya pembinaan yang dilakukan Polres Sukabumi Kota terhadap anak-anak geng motor tersebut. Karena itu, dia merelakan salah satu tempat di Aku Cantik Villa miliknya untuk dijadikan Rumah Kreatif Milenial. Baca Juga: Cemburu Suami Lebih Sayang Anak, Ibu Muda Cantik Ini Tega Bunuh Anak Tirinya.
“Program seperti itu harus kita dukung demi keamanan di Sukabumi. Makanya, saya sangat senang tempat saya bisa menjadi lokasi Rumah Kreatif Milenial yang menjadi wadah kreatifivitas anak-anak muda Sukabumi, termasuk para mantan geng motor,” ujar Dadang.
Menurut Sumarni, setelah melewati fase itu, anak-anak geng motor tersebut kemudian mendapatkan pelatihan kewirausahaan seperti pelatihan jumputan, batik ekoprint, membuat telor asin, membuat sablon kaos, barista kopi, dan membuat makan minum. Bahkan, ada pula yang mendalami seni budaya seperti tari. Secara keseluruhan anak-anak geng motor binaan Polres Sukabumi Kota itu terdiri dari tiga gelombang di mana gelombang pertama berjumlah 30 orang, gelombang kedua 30 orang, dan gelombang ketiga 40 orang.
Sementara itu, tokoh masyarakat Sukabumi Dadang Kuswandi menyambut baik upaya pembinaan yang dilakukan Polres Sukabumi Kota terhadap anak-anak geng motor tersebut. Karena itu, dia merelakan salah satu tempat di Aku Cantik Villa miliknya untuk dijadikan Rumah Kreatif Milenial. Baca Juga: Cemburu Suami Lebih Sayang Anak, Ibu Muda Cantik Ini Tega Bunuh Anak Tirinya.
“Program seperti itu harus kita dukung demi keamanan di Sukabumi. Makanya, saya sangat senang tempat saya bisa menjadi lokasi Rumah Kreatif Milenial yang menjadi wadah kreatifivitas anak-anak muda Sukabumi, termasuk para mantan geng motor,” ujar Dadang.
(nag)
Lihat Juga :