Tergelincir Solar di Jalur Tengkorak, Mikro Bus Terjun ke Jurang di Kemawi
Senin, 07 Juni 2021 - 10:41 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Menggemparkan, Penusuk Polantas di Palembang Ternyata hendak Ambil Pistol
KBO Satlantas Polres Semarang, Iptu Zaenudin menjelaskan, kecelakaan bermula ketika mikro bus melaju dari Sumowono menuju Limbangan, Kendal. Saat melintasi jalan menurun di Desa Kemawi, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, diduga roda mikro bus menggilas tumpahan solar yang berceceran di jalan.
"Setelah itu, laju KBM (kendaraan bermotor) tidak bisa dikendalikan oleh pengemudi. Akhirnya KBM masuk ke jurang ," katanya, Senin (7/6/2021). Menurutnya, anggota Satlantas Polres Semarang sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab kecelakaan . Sedangkan para korban dirawat di RSUD Ambarawa.
Baca juga: Besok Bebas Dari Penjara, Jerinx SID Langsung Bersihkan Diri di Laut
Jalan alternatif Sumowono-Limbangan memang rawan kecelakaan . Sepanjang jalan tersebut banyak terdapat tikungan tajam dan medan jalannya naik turun. Ironisnya, di sepanjang jalan tersebut minim rambu-rambu lalu lintas dan lampu penerangan jalan, sehingga saat malam hari gelap dan rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.
KBO Satlantas Polres Semarang, Iptu Zaenudin menjelaskan, kecelakaan bermula ketika mikro bus melaju dari Sumowono menuju Limbangan, Kendal. Saat melintasi jalan menurun di Desa Kemawi, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, diduga roda mikro bus menggilas tumpahan solar yang berceceran di jalan.
"Setelah itu, laju KBM (kendaraan bermotor) tidak bisa dikendalikan oleh pengemudi. Akhirnya KBM masuk ke jurang ," katanya, Senin (7/6/2021). Menurutnya, anggota Satlantas Polres Semarang sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab kecelakaan . Sedangkan para korban dirawat di RSUD Ambarawa.
Baca juga: Besok Bebas Dari Penjara, Jerinx SID Langsung Bersihkan Diri di Laut
Jalan alternatif Sumowono-Limbangan memang rawan kecelakaan . Sepanjang jalan tersebut banyak terdapat tikungan tajam dan medan jalannya naik turun. Ironisnya, di sepanjang jalan tersebut minim rambu-rambu lalu lintas dan lampu penerangan jalan, sehingga saat malam hari gelap dan rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.
(eyt)
Lihat Juga :